Faktanews24.com – Pacitan, Akses menuju destinasi wisata Pantai Buyutan di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, terus ditingkatkan melalui pembangunan Jalan Sukoharjo-Buyutan sepanjang 2,74 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan, Suparlan, mengatakan peningkatan jalan di jalur wisata tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Peningkatan infrastruktur jalan ini merupakan upaya pemerintah memberikan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan ke Pantai Buyutan,” kata Suparlan saat diwawancarai wartawan Senin, 12 Oktober 2026.
Berdasarkan data pekerjaan, peningkatan Jalan Sukoharjo-Buyutan memiliki panjang 2.740 meter. Pekerjaan dimulai pada 30 Juni 2026 dengan target penyelesaian pada 27 Oktober 2026.
Proyek dengan nilai kontrak Rp3.178.000.000 tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026.
Suparlan, yang akrab disapa Parlan, menjelaskan pekerjaan fisik telah memasuki tahap perkerasan badan jalan. Sementara itu, pembangunan talud penahan tebing dan pengecoran beton bahu jalan dilaporkan telah selesai dikerjakan.
“Targetnya pada akhir bulan Oktober 2026 ini selesai,” tegasnya.
Peningkatan akses jalan tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Pantai Buyutan. Kondisi jalan yang lebih baik dapat menunjang kenyamanan perjalanan, terutama bagi pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi.
Selain mendukung mobilitas wisatawan, perbaikan infrastruktur juga diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Peningkatan kunjungan berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pedagang makanan, minuman, serta penyedia jasa di kawasan wisata.
Dia berharap pembangunan jalan di jalur wisata tersebut dapat meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Tentu harapan kami, dengan adanya pembangunan di jalur wisata ini, akan menambah banyaknya wisatawan yang datang dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Meski demikian, peningkatan infrastruktur perlu diimbangi dengan promosi destinasi, penataan kawasan, kebersihan lingkungan, dan pemeliharaan jalan secara berkala.
Upaya tersebut penting agar kemudahan akses dapat diikuti dengan peningkatan kualitas pengalaman wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga setempat.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












