Faktanews24.com – Pacitan, Pengaspalan jalan sepanjang 23,4 kilometer menjadi salah satu sasaran program infrastruktur Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Pacitan pada 2026. Secara keseluruhan, program Penyelenggaraan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) tersebut menargetkan penanganan 288 ruas jalan lingkungan.
Kepala Dinas Perkimtan Pacitan, Heru Tunggul Widodo, S.T., M.M., mengatakan program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman sekaligus memperluas pemerataan pembangunan, termasuk di kawasan perbatasan.
“Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman sekaligus memperluas pemerataan pembangunan, termasuk di kawasan perbatasan,” kata Heru saat diwawancarai wartawan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Selain pengaspalan, penanganan infrastruktur melalui program PSU mencakup perkerasan beton sepanjang 12,3 kilometer, pemasangan paving sepanjang 6,4 kilometer, pembangunan talud sepanjang 3,2 kilometer, serta penanganan saluran drainase sepanjang 1,2 kilometer.

Menurut Heru, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas sehari-hari. Akses jalan yang memadai juga berperan dalam memperlancar distribusi barang serta menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat pelayanan publik dan kegiatan perekonomian.
Program tersebut sejalan dengan misi pertama Bupati Pacitan, yakni mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan pembangunan wilayah perbatasan dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan hidup.
Dalam pelaksanaannya, ketepatan sasaran dan kualitas konstruksi menjadi faktor penting agar pembangunan memberikan manfaat jangka panjang. Penanganan jalan juga perlu didukung sistem drainase yang memadai untuk mengurangi risiko genangan dan kerusakan akibat aliran air hujan.
Target penanganan 288 ruas jalan lingkungan pada 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas permukiman sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pacitan.
Keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari panjang jalan yang ditangani, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam memperoleh akses yang lebih baik, aman, dan mendukung kegiatan ekonomi.
Pemerataan infrastruktur pun diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan Kabupaten Pacitan yang sejahtera dan bahagia.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












