Info BanyuasinInfo TokohPemerintah Daerah

*Ketua TP PKK Sumsel Kunjungi Sentra Gerabah Banyuasin, Dukung Pelestarian Kerajinan Turun-Temurun*

×

*Ketua TP PKK Sumsel Kunjungi Sentra Gerabah Banyuasin, Dukung Pelestarian Kerajinan Turun-Temurun*

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260611 010054
IMG 20260610 153414 287
Di Dampingi oleh OPD dan PKK Banyuasin

 

BANYUASIN ,//FaktaNews24.Com– Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia, mengunjungi sentra kerajinan gerabah di Lorong Mushollah As-Sholihin, KM 16, Kelurahan Tanah Mas Indah Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Febrita Lustia bersama rombongan tampak antusias menyaksikan secara langsung proses pembuatan gerabah yang telah menjadi salah satu kerajinan khas daerah
Bahkan, ia turut mencoba membuat serta melukis guci bersama para pengrajin.

Salah seorang pengrajin gerabah, Mamat, menjelaskan bahwa proses pembuatan gerabah membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga siap dipasarkan.

“Pembuatan gerabah ini memakan waktu kurang lebih dua minggu. Kami harus menunggu dapur pembakaran penuh terlebih dahulu.

Tidak bisa langsung dibakar satu per satu karena harus menunggu jumlahnya mencukupi,” ujarnya.

Menurut Mamat, bahan baku utama yang digunakan adalah tanah liat yang juga biasa dimanfaatkan untuk pembuatan genteng rumah. Ia menambahkan, jumlah produksi setiap hari tidak menentu karena bergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan gerabah.

_”Kesulitannya lebih kepada bahan baku. Kadang tersedia, kadang juga sulit didapat,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik usaha gerabah, Desi, mengatakan usaha yang dikelolanya telah berdiri sejak tahun 1994 dan terus bertahan hingga saat ini sebagai usaha keluarga yang diwariskan secara turun-temurun._

“Untuk pemasaran, produk kami sudah dikirim ke berbagai daerah, seperti Pasaman Barat hingga Kalimantan,” katanya.

Desi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pelaku usaha gerabah melalui bantuan peralatan, pembinaan, serta dukungan pemasaran agar kerajinan tradisional tersebut semakin berkembang dan mampu bertahan di tengah persaingan usaha modern.

Ia menjelaskan, harga gerabah yang dipasarkan bervariasi, mulai dari Rp30 ribu hingga Rp50 ribu untuk ukuran kecil, sedangkan pot berukuran besar dapat mencapai Rp1 juta per unit.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi maupun melakukan pemesanan, pihaknya juga telah menyediakan akun media sosial Gerabah Banyuasin.

Kunjungan Ketua TP PKK Sumsel tersebut diharapkan dapat semakin memperkenalkan kerajinan gerabah Banyuasin kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelestarian kerajinan lokal yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuasin, pihak Kecamatan Talang Kelapa, serta sejumlah instansi terkait.

(JON FN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *