Berita Nasional

Kisah Polisi Baik Ipda Onny Adi Anugrah yang Merawat Kepercayaan Masyarakat dan Menjaga Kamtibmas dengan Sentuhan Humanis di Pacitan

×

Kisah Polisi Baik Ipda Onny Adi Anugrah yang Merawat Kepercayaan Masyarakat dan Menjaga Kamtibmas dengan Sentuhan Humanis di Pacitan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260709 WA0248

Faktanews24.com – Pacitan, Menjaga keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis bukan sekadar melakukan patroli malam atau menegakkan hukum di jalanan. Di balik tugas menjaga ketertiban, seorang anggota Polri juga dituntut mampu menjadi pelindung, pengayom, pendidik, sekaligus mitra masyarakat. Nilai-nilai itulah yang terus diwujudkan oleh Ipda Onny Adi Anugrah, S.E., M.H., yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Pacitan Kota.

Bagi Ipda Onny, esensi tertinggi pengabdian seorang Bhayangkara bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, melainkan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, mengedukasi generasi muda, serta menjadi jembatan komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di bawah naungan Polsek Pacitan Kota, ia dikenal sebagai sosok perwira yang aktif turun langsung ke lapangan. Alih-alih menunggu laporan masyarakat datang ke kantor polisi, ia lebih memilih hadir di tengah kehidupan warga. Kehadirannya dapat dijumpai di sekolah, balai pertemuan, ruang komunitas, kegiatan sosial, hingga lingkungan permukiman.

IMG 20260709 WA0213 1
Ipda Onny Adi Anugrah, S.E., M.H, Kapolsek Pacitan Kota Saat Mengamankan Peserta Rontek Gugah Sahur di Pacitan

Pendekatan tersebut lahir dari keyakinannya bahwa rasa aman tidak cukup dibangun melalui patroli dan penegakan hukum semata. Menurutnya, keamanan akan tumbuh ketika masyarakat memiliki kepercayaan kepada aparat, sementara aparat mampu membangun komunikasi yang terbuka dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Salah satu bidang yang menjadi perhatian utama Ipda Onny adalah dunia pendidikan. Ia meyakini pembinaan karakter sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam menjaga keamanan daerah di masa depan.

IMG 20260709 WA0220

Karena itu, ia secara rutin hadir sebagai pembina upacara maupun narasumber di berbagai sekolah, termasuk SMK Negeri 1 Pacitan. Dalam setiap kesempatan, ia mengajak para pelajar membangun budaya disiplin, saling menghormati, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja.

“Kedisiplinan di sekolah adalah fondasi awal. Jika anak-anak kita merajut rasa saling menghargai sejak dini dan menjauhi perundungan, kita sedang menyelamatkan masa depan Pacitan,” ujar Ipda Onny saat diwawancarai wartawan pada Kamis, 09 Juli 2026.

IMG 20260709 WA0214
Ipda Onny Adi Anugrah Saat Menjadi Pembina Upacara di Salah Satu Sekolah Pacitan

Dengan gaya komunikasi yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami, pesan-pesan yang disampaikannya dinilai lebih mudah diterima oleh kalangan remaja. Pihak sekolah pun menilai langkah preventif tersebut memberikan dampak positif dalam menekan potensi konflik antar pelajar sekaligus memperkuat karakter siswa.

Selain di lingkungan sekolah, Ipda Onny juga aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, ancaman tawuran pelajar, pentingnya kesadaran hukum sejak usia dini, serta peran keluarga dalam membentuk karakter anak.

IMG 20260709 WA0227

Baginya, upaya pencegahan selalu lebih bermakna dibandingkan penindakan. Satu anak yang berhasil dijauhkan dari penyalahgunaan narkoba berarti satu masa depan yang berhasil diselamatkan.

Sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Kabupaten Pacitan, wilayah Pacitan Kota memiliki dinamika sosial yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan.

IMG 20260709 WA0218

Bersama Kapolsek Pacitan Kota dan jajaran Bhabinkamtibmas, Ipda Onny secara konsisten membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas lokal diajak berdialog untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang.

Pendekatan dialogis juga dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan, seperti balap liar, tawuran remaja, maupun konflik sosial lainnya. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan diupayakan dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.

Pendekatan tersebut menjadikan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis. Polisi tidak lagi dipandang sebagai aparat yang hanya hadir ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar, memberikan solusi, dan mendampingi masyarakat.

IMG 20260709 WA0217

Tidak hanya berfokus pada pembinaan kamtibmas, Ipda Onny Adi Anugrah juga dikenal aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia kerap hadir di tengah warga untuk mengikuti kerja bakti, membantu kegiatan kemanusiaan, serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Baginya, kehadiran polisi harus dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya ketika terjadi persoalan hukum.

Kedekatannya dengan masyarakat juga terlihat saat mendampingi para petani di wilayah hukum Polsek Pacitan Kota. Dalam berbagai kesempatan, ia turun langsung ke lahan pertanian untuk berdialog dengan para petani, mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan semangat agar tetap produktif dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, petani merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh unsur, termasuk kepolisian.

IMG 20260709 WA0212

Berbagai kegiatan sosial tersebut semakin memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Ipda Onny di tengah petani, pelajar, tokoh masyarakat, maupun kelompok sosial lainnya menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, kepedulian, dan pendekatan humanis. Melalui langkah-langkah sederhana namun penuh makna, ia berupaya menunjukkan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang siap membantu dalam berbagai aspek kehidupan.

Meski menjabat sebagai Wakapolsek Pacitan Kota, Ipda Onny dikenal tidak membangun jarak birokratis dengan masyarakat. Ia mudah dihubungi ketika warga membutuhkan bantuan maupun koordinasi terkait persoalan keamanan.

IMG 20260709 WA0216

Baginya, jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di lingkungan internal Polsek Pacitan Kota, ia turut memastikan pelayanan kepolisian berjalan secara profesional, cepat, dan responsif. Kesiapan personel dalam merespons laporan masyarakat melalui layanan kepolisian maupun patroli lapangan terus ditingkatkan guna memastikan masyarakat memperoleh rasa aman selama 24 jam.

IMG 20260709 WA0219

Di tengah tantangan sosial yang terus berkembang, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, konflik remaja, hingga perubahan budaya akibat perkembangan teknologi, Ipda Onny meyakini bahwa pendekatan humanis merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga keamanan.

Seragam kepolisian yang dikenakannya bukan sekadar simbol kewenangan, melainkan simbol pengabdian kepada masyarakat. Ia membuktikan bahwa ketegasan dalam menegakkan hukum dapat berjalan beriringan dengan empati dan kepedulian terhadap sesama.

Senyum yang selalu ia tebarkan kepada masyarakat bukan sekadar bentuk keramahan pribadi, melainkan pesan bahwa polisi dapat hadir sebagai sahabat, pendengar, sekaligus pelindung bagi siapa pun yang membutuhkan.

Melalui langkah-langkah sederhana namun dilakukan secara konsisten menyapa warga, hadir di sekolah, memberikan edukasi, membuka ruang komunikasi, serta membangun kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat Ipda Onny Adi Nugraha terus merawat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Ia bukan sekadar aparat penegak hukum. Ia adalah penghubung antara negara dan masyarakat yang percaya bahwa keamanan sejati lahir dari kebersamaan, kepercayaan, dan kepedulian.

Di tengah wajah tenang pesisir selatan Pulau Jawa, pengabdian itu terus berjalan. Selama semangat humanisme tetap menyertai setiap langkahnya, harapan akan Pacitan Kota yang aman, tertib, dan ramah bagi seluruh generasi akan selalu menemukan jalannya.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *