Uncategorized

Wagub Deli Serdang; Penanaman Uji Coba IP 300, Target 1 Ha Hasilkan 9 Ton Bukan Hal Mustahil

×

Wagub Deli Serdang; Penanaman Uji Coba IP 300, Target 1 Ha Hasilkan 9 Ton Bukan Hal Mustahil

Sebarkan artikel ini
IMG 20260206 WA0031 scaled 1

Beringin, Faktanews24.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan komitmennya membangun sektor pertanian secara serius, modern, dan berkelanjutan dengan mendorong peningkatan pengetahuan petani terkait kualitas tanah, pemilihan bibit unggul, serta pengelolaan lahan berbasis data dan teknologi.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat menghadiri kegiatan Penanaman Uji Coba (Demplot) Indeks Pertanaman (IP) 300 dan Uji Laboratorium Keasaman Tanah Sawah yang digelar PT Pupuk Indonesia bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri I di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Jumat (6/2/2026).

 

“Petani sukses adalah petani yang memahami lahannya. Target 1 hektare (Ha) menghasilkan 9 ton bukan hal mustahil, jika kita tahu kualitas tanah, kebutuhan pupuk, dan manajemen tanam yang baik,” kata Wakil Bupati, Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, Jumat (6/2/2026).

 

Wabup menekankan, keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari tingkat kebahagiaan petani.

 

“Kami bahagia kalau petani bahagia. Kalau petani sukses, pendapatannya meningkat, keluarganya sejahtera, dan wajah-wajahnya penuh senyum, itu tanda pemerintah berhasil,” ungkap Wabup.

 

Ditegaskan pula, Pemkab Deli Serdang terus mendorong petani agar bertransformasi menjadi petani modern dan milenial, yang tidak hanya mengandalkan kebiasaan turun-temurun, tetapi juga berbasis data, analisis lahan, serta teknologi pertanian.

 

Selain itu, pengelolaan hasil panen secara bijak juga menjadi hal penting, termasuk mendorong petani untuk menabung dan memanfaatkan layanan perbankan, guna mendukung stabilitas ekonomi masyarakat desa.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Deli Serdang, Elinasari Nasution SP MM dalam laporannya menyampaikan, Kecamatan Beringin merupakan salah satu wilayah penopang produksi padi di Kabupaten Deli Serdang dengan luas lahan sawah mencapai 2.932 Ha. Khusus Desa Karang Anyar, untuk lahan pertanian seluas 263 Ha.

 

“Desa Karang Anyar memiliki potensi besar sebagai sentra produksi padi. Melalui Demplot IP 300 dan pengujian kualitas tanah, kita berharap produktivitas petani dapat terus meningkat,” jelasnya.

 

Kadis Pertanian juga menerangkan tentang mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi yang harus melalui e-RDKK. Kepada petani, diimbau untuk melaporkan apabila terjadi penyimpangan oleh kios pupuk.

 

“Jika kuota pupuk tidak diberikan sesuai ketentuan, silakan laporkan. Kami bersama KP3 dan PT Pupuk Indonesia siap menindak kios pupuk yang nakal,” tegas Kadis Pertanian.

 

Di kesempatan yang sama, Kadis Koperasi dan UKM, Dr Dra Hj Miska Gewasari, mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai solusi distribusi pupuk subsidi dan penguatan ekonomi petani.

 

“Jika pupuk dikelola koperasi desa, yang menjual dan membeli sama-sama anggota koperasi, maka tidak ada ruang untuk permainan harga. Ini juga membuka peluang pengadaan alsintan secara kolektif,” jelas kadis koperasi DS

Warga Dusun 7,Desa Teluk Tenggulang Diselimuti Asap Pekat Akibat Karhutla. September 7, 2026 AdminSNN Banyuasin-Suluhnusantara.news Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk Ke pemukiman Warga, Hal ini Perlunya Tindak Cepat dari Pihak pemerintah setempat terkait penanganan asap kepada warga khususnya pada anak balita. Senin 7/9/2026. Kebakaran lahan yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,kecamatan Tungkal Ilir,kabupaten Banyuasin, menyebabkan Asap masuk ke pemukiman warga, di karenakan kebakaran yang terjadi berdekatan dengan pemukiman warga. Hal ini di keluhkan oleh warga setempat khususnya ibu ibu yang punya anak balita. Salah satu warga ibu titi warga dusun 07, desa teluk tenggulang mengungkapkan saat di konfirmasi awak media. ” Kami warga terdampak asap berharap kepada pihak pemerintah baik itu desa maupun kecamatan, untuk memperhatikan kami para ibu ibu yang punya anak balita ini, karena asap ini kalau malam sangat terasa di dalam rumah kami, harapan kami ada dari pemerintah menyediakan tempat yang aman dari asap untuk para anak balita kami juga para orang tua jompo. ” Ungkapnya. Tidak cuma ibu Titin yang mengelukan terkait dapat asap ini, ibu Rizki dan ibu yang lainya juga mengeluhkan hal yang sama, “Anak kami baru berumur 1 tahun kami sangat kwatir dengan Dampak dari asap ini, karena anak yang umur satu tahun di pasang masker di buang, jadi kalau malam kami bingung, kwatir sama anak kami, kami hanya berharap ada perhatian baik dari pihak pemerintahan ataupun dari pihak perusahaan seperti PT Campang tiga ini,demi kenyamanan anak kami ini, “paparnya. Dengan terjadinya kebakaran yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,Tungkal Ilir,Banyuasin Sampai sekarang belum ada penanganan secara serius dari pihak medis terkait dampak asap ini,sedangkan konfirmasi baik dengan pihak desa dan kecamatan sudah di sampaikan melalui Group KARHUTLA TUNGKAL ILIR,Tapi sudah tiga hari belum ada respon dan tanggapan yang serius demi menyelamatkan anak anak balita dan orang tua jompo. Pungkasnya. (
Uncategorized

Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk…