Uncategorized

Jembatan Sei Kuala Namu di Akhir Desember Sudah Siap di Aspal dan Berharap Bisa Dilalui; Seolah di Paksakan

×

Jembatan Sei Kuala Namu di Akhir Desember Sudah Siap di Aspal dan Berharap Bisa Dilalui; Seolah di Paksakan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260105 WA0002

Lubuk Pakam, Faktanews24.com

Jembatan Sei Kuala Namu yang berada di Jalan Tirta Deli, Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam, diduga belum selesai sesuai target pekerjaan, namun terkesan telah dipaksakan untuk bisa dilalui kendaraan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan jembatan tersebut menargetkan penyelesaian pada Desember 2025 dan dikerjakan oleh CV Murai Batu. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan masih terdapat bagian pekerjaan yang belum sepenuhnya rampung, sementara jembatan sudah difungsikan sebagai akses masyarakat.

 

Hal ini memicu kekhawatiran warga sekitar terkait keselamatan dan kelayakan konstruksi jembatan, khususnya bagi pengguna jalan dan kendaraan bermuatan berat. Warga menilai pembukaan jembatan sebelum proyek benar-benar selesai berpotensi membahayakan keselamatan publik.

 

Masyarakat meminta CV Murai Batu selaku pelaksana proyek, bersama instansi terkait, agar segera melakukan evaluasi dan memastikan seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai spesifikasi teknis sebelum jembatan digunakan secara penuh.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak CV Murai Batu maupun dinas terkait mengenai alasan jembatan difungsikan sebelum target penyelesaian proyek tercapai.(Tim)

Warga Dusun 7,Desa Teluk Tenggulang Diselimuti Asap Pekat Akibat Karhutla. September 7, 2026 AdminSNN Banyuasin-Suluhnusantara.news Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk Ke pemukiman Warga, Hal ini Perlunya Tindak Cepat dari Pihak pemerintah setempat terkait penanganan asap kepada warga khususnya pada anak balita. Senin 7/9/2026. Kebakaran lahan yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,kecamatan Tungkal Ilir,kabupaten Banyuasin, menyebabkan Asap masuk ke pemukiman warga, di karenakan kebakaran yang terjadi berdekatan dengan pemukiman warga. Hal ini di keluhkan oleh warga setempat khususnya ibu ibu yang punya anak balita. Salah satu warga ibu titi warga dusun 07, desa teluk tenggulang mengungkapkan saat di konfirmasi awak media. ” Kami warga terdampak asap berharap kepada pihak pemerintah baik itu desa maupun kecamatan, untuk memperhatikan kami para ibu ibu yang punya anak balita ini, karena asap ini kalau malam sangat terasa di dalam rumah kami, harapan kami ada dari pemerintah menyediakan tempat yang aman dari asap untuk para anak balita kami juga para orang tua jompo. ” Ungkapnya. Tidak cuma ibu Titin yang mengelukan terkait dapat asap ini, ibu Rizki dan ibu yang lainya juga mengeluhkan hal yang sama, “Anak kami baru berumur 1 tahun kami sangat kwatir dengan Dampak dari asap ini, karena anak yang umur satu tahun di pasang masker di buang, jadi kalau malam kami bingung, kwatir sama anak kami, kami hanya berharap ada perhatian baik dari pihak pemerintahan ataupun dari pihak perusahaan seperti PT Campang tiga ini,demi kenyamanan anak kami ini, “paparnya. Dengan terjadinya kebakaran yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,Tungkal Ilir,Banyuasin Sampai sekarang belum ada penanganan secara serius dari pihak medis terkait dampak asap ini,sedangkan konfirmasi baik dengan pihak desa dan kecamatan sudah di sampaikan melalui Group KARHUTLA TUNGKAL ILIR,Tapi sudah tiga hari belum ada respon dan tanggapan yang serius demi menyelamatkan anak anak balita dan orang tua jompo. Pungkasnya. (
Uncategorized

Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk…