Jombang

Tobacco Agropreneur Day 2026 Digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Dorong Petani Tembakau Naik Kelas

×

Tobacco Agropreneur Day 2026 Digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Dorong Petani Tembakau Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
IMG 20261020 190128

 

JOMBANG, FaktaNews24.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian menggelar kegiatan Tobacco Agropreneur Day 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 ini menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan sektor pertanian tembakau agar semakin maju, inovatif, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan petani tembakau dengan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat pengembangan agribisnis tembakau lokal di Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada budidaya, tetapi juga mendorong petani agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas hasil panen, memperluas jaringan pemasaran, serta menciptakan peluang usaha baru dari komoditas tembakau.

Dorong Petani Lebih Inovatif dan Mandiri

Pengembangan tembakau memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat Jombang, khususnya di wilayah utara Sungai Brantas. Karena itu, peningkatan kemampuan petani dalam mengelola hasil pertanian menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

Melalui konsep agropreneurship, petani diharapkan tidak hanya bergantung pada penjualan hasil panen mentah, tetapi juga mampu memahami peluang bisnis, pengolahan pascapanen, peningkatan mutu produk, serta strategi pemasaran yang lebih luas.

Sinergi antara pemerintah daerah, petani, pelaku usaha, dan mitra industri diharapkan mampu membuka peluang kemitraan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tembakau Jadi Potensi Ekonomi Daerah

Kabupaten Jombang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau di Jawa Timur. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui peningkatan produktivitas, kualitas hasil panen, dan penguatan akses pasar.

Dalam pemberitaan mengenai Panen Raya Tembakau 2026 di Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, potensi perputaran ekonomi tembakau di wilayah utara Sungai Brantas diproyeksikan mencapai Rp487 miliar, dengan luas lahan sekitar 6.508,7 hektare hingga akhir September 2026. Potensi ini menunjukkan besarnya peran sektor tembakau dalam menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Harapan untuk Kesejahteraan Petani

Melalui Tobacco Agropreneur Day 2026, pengembangan tembakau diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu memperkuat posisi tawar petani dan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait diharapkan terus mendorong inovasi, pendampingan, dan kemitraan agar petani tembakau Jombang semakin mandiri dan mampu menghadapi tantangan pasar.

Dengan pengelolaan yang tepat, sektor tembakau diharapkan dapat terus menjadi salah satu penopang ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Jombang.by editor (S zuhdy).

S,zuhdy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *