Namlea, Faktanews24.com//Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menghadiri Ibadah Minggu Kasih di Gereja Immanuel Namlea, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Minggu,18/10/2026.
Ibadah yang dipimpin Pendeta Senda Yunieta Kobrua Peea, S.Th., itu diikuti sekitar 130 jemaat beserta para majelis jemaat. Hadir pula personel Polres Buru, dan personel Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor.
Dihadapan jemaat, Kapolres menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan toleransi ditengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Buru.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi butuh kerja sama seluruh masyarakat. Keberagaman kita harus jadi kekuatan untuk menjaga persaudaraan,” ujar AKBP Andi Zulkifli.
Kapolres menegaskan, Polri hadir sebagai pelayan masyarakat. Ia meminta personel untuk memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional.
Ia juga mengimbau warga untuk bijak bermedia sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Pastikan kebenarannya dulu. Jangan ikut menyebarkan hoaks yang bisa memicu keributan,” pesannya.
Selain itu, Kapolres mengingatkan jemaat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian atau melaporkan gangguan Kamtibmas.
Ia menjelaskan, Polri mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan Restoratif Justice dalam penyelesaian persoalan tertentu, sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Minggu Kasih ini merupakan salah satu implementasi program prioritas Kapolri untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang dialog antara kepolisian, tokoh agama, dan jemaat.
Kehadiran langsung Kapolres Buru bersama pejabat utama dan personel Polres Buru serta personel Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor mencerminkan komitmen Polri untuk terus membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis dan dialogis. ( Anny )












