Jombang

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tasyakuran Desa Sukodadi

×

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Tasyakuran Desa Sukodadi

Sebarkan artikel ini
IMG 20261017 203431

 

JOMBANG, FaktaNews24.com – Suasana tasyakuran Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 semakin bermakna dengan hiburan pagelaran wayang kulit.

Kesenian tradisional Jawa tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat. Pagelaran wayang kulit tidak hanya menyuguhkan seni pertunjukan, tetapi juga menyimpan pesan moral, nilai kehidupan, serta filosofi luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Kades Sukodadi (Sukoyo) merasa terima kasih pada masyarakat yang selalu guyup rukun serta selalu bersenergi dengan kegiatan agustusan yang selama ini kita junjung bersama demi terciptanya tasyakuran dan hiburan wayang kulit yang banyak dinikmati masyarakat Sukodadi pada umumnya.

Dalam acara tersebut RT Rw sepakat musyawarah anggaran di gunakan untuk tasyakuran 17 Agustus 2026 dan hiburan wayang kulit.semalam suntup

Melalui pertunjukan wayang kulit, masyarakat dapat menikmati kekayaan budaya Jawa yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Kisah-kisah pewayangan yang sarat dengan nilai kepahlawanan, kejujuran, tanggung jawab, dan perjuangan diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Penyelenggaraan hiburan tradisional dalam momentum tasyakuran juga menjadi ruang kebersamaan bagi warga. Masyarakat dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati pertunjukan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Selain menjadi hiburan rakyat, pagelaran wayang kulit merupakan bagian dari upaya menjaga eksistensi seni budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi penerus. Tradisi ini sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat dirayakan melalui kegiatan yang menggabungkan nilai kebangsaan, rasa syukur, dan pelestarian budaya.

Tasyakuran Desa Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat kerukunan, semangat gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya bangsa.

Dengan semangat kemerdekaan dan pelestarian budaya, masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan serta bersama-sama membangun desa yang harmonis, maju, dan sejahtera.by editor (S zuhdy).

S,zuhdy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *