Faktanews24.com – Pacitan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat di tengah kondisi kemarau panjang. Selain memperhatikan kecukupan cairan tubuh, masyarakat, khususnya penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, diminta rutin memantau kondisi kesehatan dan menjalani pengobatan sesuai anjuran medis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menjelaskan bahwa hipertensi primer atau esensial yang banyak dialami masyarakat pada umumnya tidak dapat disembuhkan secara permanen. Meski demikian, tekanan darah dapat dikendalikan hingga berada dalam rentang normal melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup.
“Hipertensi memang bukan seperti penyakit infeksi yang setelah minum antibiotik lalu sembuh total dan hilang. Tetapi, hipertensi bisa dikontrol dengan sangat baik hingga tekanan darah mencapai batas normal,” tutur Daru saat diwawancarai wartawan, pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurutnya, diagnosis hipertensi bukan berarti seseorang tidak bisa menjalani kehidupan secara produktif. Hal terpenting adalah kedisiplinan dalam mengendalikan tekanan darah serta kesadaran untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Salah satu langkah utama yang harus dilakukan penderita hipertensi adalah mengonsumsi obat penurun tekanan darah secara teratur sesuai resep dan petunjuk tenaga medis. Penderita tidak dianjurkan menghentikan pengobatan secara sepihak meskipun tekanan darah telah normal atau tubuh terasa lebih sehat.
Pengendalian tekanan darah juga perlu didukung dengan pola hidup sehat, antara lain membatasi konsumsi garam, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara teratur sesuai kemampuan, menjaga berat badan, serta menghindari rokok dan membatasi konsumsi alkohol.
Daru menegaskan, pengendalian hipertensi tidak sekadar bertujuan menjaga angka tekanan darah tetap normal. Langkah tersebut juga penting untuk mengurangi risiko komplikasi serius yang dapat menyerang organ vital, seperti jantung, ginjal, dan otak.
Hipertensi kerap disebut sebagai silent killer atau pembunuh senyap karena dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas. Karena itu, masyarakat dianjurkan memeriksa tekanan darah secara berkala, termasuk ketika tubuh tidak merasakan keluhan tertentu.
Di tengah kemarau panjang, masyarakat juga perlu memperhatikan kecukupan cairan tubuh, menjaga kebersihan lingkungan, mengatur aktivitas di luar ruangan, serta menghindari paparan panas berlebihan. Kelompok rentan, seperti lansia dan penderita penyakit kronis, perlu mendapat perhatian khusus.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan saat cuaca panas disarankan segera mencari pertolongan medis, terutama apabila muncul gejala berat seperti pusing hebat, nyeri dada, sesak napas, atau gangguan kesadaran.
Melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, Dinas Kesehatan berharap masyarakat Pacitan semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, termasuk hipertensi.
Bagi penderita hipertensi, konsistensi menjalani pengobatan dan menerapkan pola hidup sehat menjadi bagian penting untuk mempertahankan kualitas hidup sekaligus menekan risiko komplikasi.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












