FaktaNews24.com, Acèh Utara – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Acèh Utara, Ali Quba secara tegas menyatakan dukungannya kepada Kapolres Aceh Utara, terkait sebaran isu fitnah yang menyerang integritasnya di media sosial. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, puluhan tuduhan tersebut dinyatakan tidak valid
Ketua PP, Ali Quba menyebutkan bahwa Kapolres sempat menjalani pemeriksaan oleh Paminal Polda Aceh dan Irwasda akibat 33 poin tuduhan yang disebarkan oleh akun anonim. Namun, rangkaian pemeriksaan tersebut justru membuktikan bahwa Kapolres bersih dari tudingan tersebut.
Ali Quba menilai narasi yang di angkat oleh akun “Haba Aceh” merupakan bentuk upaya pembunuhan karakter yang tidak berdasar. Ia menduga ada motif sakit hati di balik serangan siber ini.
”Pelakunya pengecut dan tidak bertanggung jawab. Jika melihat polanya, ada kesan pelakunya diduga adalah orang yang tidak senang terhadap kinerja Kapolres Aceh Utara, ungkap Ali Quba
Ia menambahkan bahwa klarifikasi transparan yang diberikan Kapolres kepada media massa sudah lebih dari cukup untuk mematahkan spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.
Ali Quba memuji sikap kooperatif Kapolres dalam menjelaskan duduk perkara secara terbuka serta menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum teruji kebenarannya. Serta pihak-pihak yang sengaja menyebar fitnah diminta berhenti agar kondusifitas daerah tetap terjaga.
Saya juga berharap polemik ini segera berakhir agar Polres Aceh Utara dapat kembali fokus pada penegakan hukum dan pelayanan masyarakat.
Ali Quba juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap identitas pemilik akun yang menyebarkan fitnah tersebut. Hal ini dianggap krusial untuk memberikan efek jera dan mencegah tindakan serupa di masa depan.
”Yang paling penting saat ini adalah polisi harus segera mengungkap siapa aktor intelektual di balik penyebaran fitnah ini,” tegas Ali Quba.
![]()












