Uncategorized

Satu Tahun Asri Luddin Tambunan; Bupati Paling Iklas dan Berani Mengubah Wajah Deli Serdang

2
×

Satu Tahun Asri Luddin Tambunan; Bupati Paling Iklas dan Berani Mengubah Wajah Deli Serdang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260221 135518 1

Deli Serdang, Faktanews24.com

, Minggu, 22 Februari 2026 – |

 

Memasuki satu tahun penuh kepemimpinan dr. Asri Luddin Tambunan sebagai Bupati Deli Serdang, daerah ini menunjukkan transformasi nyata yang diapresiasi warga. Dari pengamatan sosial di media daring hingga lapangan, figur Pak Asri , sapaan akrabnya, disebut sebagai pejabat paling ikhlas dan berani, dengan bukti konkret seperti pembelaan tegas terhadap sekolah negeri dan penutupan mal kontroversial.

 

Menurut Agus Mulianto, warga aktif Deli Serdang yang dikenal vokal di grup komunitas online, tak segan memuji. “Menurut aku pejabat yang paling iklas di Deli Serdang Pak Asri Luddin Tambunan,” tulisnya di grup WhatsApp pada 22 Februari pukul 21.27 WIB.

 

Ia menyoroti keberanian bupati ini membela SMP Negeri 2 Galang, meski berisiko tinggi. “Brani membela SMP Negeri 2 Galang dengan risikonya,” tambah Agus, merujuk insiden di mana Pak Asri turun tangan melindungi sekolah tersebut dari berbagai tekanan mengancam lahan pendidikan.

 

Sentimen serupa datang dari Rahmat, tokoh masyarakat yang kerap mengawasi isu lingkungan dan perdagangan. “Yang paling berani nutup Plaza Delimas dari tim mata sipit,” katanya, mengacu pada penutupan paksa pusat perbelanjaan Plaza Delimas tahun lalu.

 

Langkah ini diambil Pak Asri setelah temuan tim pengawas bahwa plaza tersebut melanggar aturan dan terindikasi oleh kelompok berpengaruh – julukan “tim mata sipit” merujuk sindiran warga terhadap jaringan warga Cina.

 

Tak sekadar pujian verbal, capaian satu tahun Pak Asri terukur nyata. Data Dinas Pendidikan Deli Serdang mencatat peningkatan anggaran pendidikan hingga 25% menjadi Rp 450 miliar pada 2025, langsung berdampak pada renovasi 15 SMP termasuk SMP Negeri 2 Galang yang kini punya fasilitas laboratorium baru.

 

Sementara itu, penutupan Plaza Delimas membuka ruang bagi proyek taman kota di kawasan yang sama, menekan angka pengangguran lokal sebesar 3% berkat program pelatihan UMKM yang digulirkan Pemkab.

 

Pengamat politik lokal, yang enggan namanya ditulis, menilai kepemimpinan Pak Asri sebagai “model bupati rakyat”. “Dia tak gentar pada tekanan elite, fokus pada keadilan sosial. Ini bukti Deli Serdang bangkit dari bayang-bayang korupsi,” ujarnya kepada tim redaksi.

 

Warga seperti Agus dan Rahmat mewakili suara mayoritas: survei internal Pemkab (non-binding) menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 78%, tertinggi sejak 2020.Namun, tantangan tetap ada. Kritik minor muncul soal kemacetan di akses utama Galang pasca-proyek infrastruktur, meski Pak Asri sudah janjikan solusi jalan tol lingkar dalam waktu dekat. Satu tahun ini, Deli Serdang bukan lagi daerah transit Sumut, tapi pusat kemajuan yang dipimpin bupati berani dan ikhlas.

 

(JPS).