Berita Nasional

Kecelakaan Lalu Lintas di Pacitan Turun, Korban Meninggal Dunia Berkurang Signifikan

×

Kecelakaan Lalu Lintas di Pacitan Turun, Korban Meninggal Dunia Berkurang Signifikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20251230 WA0125

Faktanews24.com – Pacitan, Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pacitan sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data resmi Polres Pacitan yang dipaparkan Kapolres AKBP Ayub Diponegoro Azhar dalam konferensi pers akhir tahun menegaskan tren positif ini, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Berdasarkan data, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tahun 2025 tercatat 343 kejadian, turun dari 364 kejadian pada tahun 2024. Penurunan sebanyak 21 kasus ini diakui Kapolres sebagai hasil dari upaya preventif, edukasi, dan penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat Polres Pacitan sepanjang tahun.

“Kami bersyukur, tren ini menunjukkan kesadaran masyarakat meningkat dalam berlalu lintas. Angka kecelakaan menurun, korban meninggal dunia juga turun signifikan,” ujar Ayub.

Dari total korban, korban meninggal dunia (MD) pada tahun 2025 tercatat 26 orang, turun drastis dari 45 korban MD pada tahun 2024. Penurunan sebesar 19 korban ini menunjukkan keberhasilan program keselamatan jalan yang digalakkan Polres Pacitan.

Sementara itu, korban luka berat (LB) tetap sama yakni 2 orang, sedangkan korban luka ringan (LR) menurun dari 440 korban pada tahun 2024 menjadi 430 korban pada tahun 2025. Meski demikian, Kapolres menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan, terutama pada ruas jalan rawan di Kabupaten Pacitan.

Secara materiil, kerugian akibat laka lantas justru mengalami peningkatan. Total kerugian materiil tahun 2025 mencapai Rp 1.272.500.000, naik dari Rp 1.026.050.000 pada tahun 2024, atau meningkat sebesar Rp 246.450.000. Kenaikan ini terutama terkait dengan kerusakan kendaraan bermotor dan properti akibat tabrakan lalu lintas.

Selain itu, Polres Pacitan juga mencatat penurunan pelanggaran lalu lintas secara keseluruhan. Pelanggaran jenis tilang turun 3.120 kasus dari 5.035 kasus pada 2024 menjadi 1.915 kasus pada 2025, atau penurunan sekitar 61,96%. Sementara pelanggaran jenis teguran turun sebanyak 4.058 kasus, dari 28.513 menjadi 24.455 kasus. Dengan demikian, total pelanggaran lalu lintas gabungan tilang dan teguran turun menjadi 26.370 kasus, menurun dari 33.548 kasus pada tahun sebelumnya.

Kapolres Ayub menegaskan, penurunan pelanggaran dan laka lantas bukan hanya keberhasilan aparat kepolisian, tetapi juga cerminan kesadaran masyarakat.

“Masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penurunan korban kecelakaan,” jelasnya.

Lebih jauh, Kapolres menekankan pentingnya kombinasi antara upaya preventif, edukatif, dan penegakan hukum. Polres Pacitan terus menggiatkan sosialisasi keselamatan jalan, razia rutin, serta edukasi kepada pelajar dan pengendara melalui berbagai program, termasuk kampanye keselamatan jalan di media massa dan media sosial.

Tren penurunan kecelakaan juga terlihat dari analisis waktu kejadian. Mayoritas kasus terjadi antara pukul 04.00-16.00 WIB, dengan jumlah total kasus 33 kejadian, sedangkan pukul 16.00-22.00 WIB tercatat 14 kasus, dan pukul 22.00-04.00 WIB sebanyak 12 kasus. Data ini menjadi acuan Polres untuk menempatkan patroli dan titik pos pengawasan di jam-jam rawan.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keselamatan jalan.

“Laporkan bila ada kondisi jalan yang berbahaya, atau pengendara yang membahayakan. Polisi dan masyarakat harus bersinergi agar keselamatan jalan terjaga,” tegas Ayub.

Secara keseluruhan, penurunan kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Pacitan menjadi capaian penting bagi Polres. Meski korban meninggal menurun, aparat kepolisian tetap meningkatkan patroli, pengawasan, dan edukasi untuk memastikan angka kecelakaan terus turun di tahun 2026.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan kerja sama masyarakat, pendidikan, dan penegakan hukum, kami optimistis Pacitan menjadi wilayah dengan lalu lintas aman dan nyaman bagi semua,” pungkas Kapolres.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Loading