Faktanews24.com – Pacitan, Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah. Pada Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Parai Teleng Beach Resort Telengria, Golden Star Multi Function, dia menggelar acara sharing dan diskusi bersama ratusan pelaku UMKM Pacitan dengan fokus pada penguatan Ekonomi Kreatif.
Acara yang bertajuk pengembangan UMKM ini disambut hangat oleh para peserta. Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan bahwa Pacitan sebagai tanah kelahiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih cepat jika mampu mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif.
“Kabupaten Pacitan yang sama-sama kita cintai ini, mari kita kembangkan bersama lewat usaha kita di bidang ekonomi kreatif agar menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Ibas.

Ia menegaskan bahwa Indonesia saat ini belum sepenuhnya dalam kondisi terbaik, termasuk Pacitan yang masih menghadapi berbagai tantangan. Namun, Ibas meyakini bahwa semangat dan pikiran positif para pelaku UMKM menjadi modal utama untuk membawa perubahan.
“Indonesia juga belum sepenuhnya dalam kondisi yang baik, termasuk Pacitan masih ada tantangan. Namun, saya bersyukur dan bangga bahwa hari ini kita bisa bertemu dalam acara yang sangat luar biasa ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ibas menekankan pentingnya pola pikir kreatif dan kolaboratif. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat tercapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
“Dengan pikiran yang baik tentunya bisa membawa Pacitan lebih baik. Mari kita bersinergi bersama, baik pemerintah maupun masyarakat, agar bisa membawa ekonomi bangsa lebih maju,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pacitan Baginda Rahadian Pratama, serta perwakilan Dinas Koperasi Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Pacitan. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai peluang ekonomi kreatif.
Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga memberikan motivasi terkait akses permodalan. Ia menegaskan bahwa pelaku UMKM tidak boleh takut memulai usaha meski belum memiliki modal pribadi.
“Siapapun walaupun kita tidak punya modal pribadi, kita bisa meminjam dana kepada pihak perbankan dengan catatan kita sudah tahu betul ingin berusaha. Misalnya ibu atau bapak membuat hasil batik karya Pacitan, itu bisa diajukan ke perbankan,” tutupnya.
Semangat yang dihadirkan Ibas dalam pertemuan ini diyakini dapat menjadi energi baru bagi para pelaku UMKM Pacitan untuk terus berinovasi, berkarya, dan membangun ekonomi kreatif sebagai kekuatan ekonomi daerah.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












