Tegal

Cegah Korupsi dari Rumah, Pemkab Tegal Dorong Penguatan Integritas Keluarga

39
×

Cegah Korupsi dari Rumah, Pemkab Tegal Dorong Penguatan Integritas Keluarga

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260213 094814 WhatsApp

Slawi,Faktanews24  (Jateng) – Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Inspektorat Kabupaten Tegal
menyelenggarakan Sosialisasi Keluarga Berintegritas dengan tema “Melalui
Keluarga Berintegritas Kita Wujudkan Kabupaten Tegal yang Bebas dari
Korupsi untuk Kabupaten Tegal Luwih Apik.” Kegiatan berlangsung selama
tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (9-11/2/2026), bertempat di Gedung
Dadali dan Ruang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tegal.
Sosialisasi ini diikuti berbagai unsur organisasi perempuan dan masyarakat.
Pada hari pertama, peserta berasal dari istri anggota DPRD Kabupaten Tegal.
Hari kedua diikuti anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Tegal serta
Dharma Wanita Persatuan. Sementara pada hari ketiga, kegiatan diikuti
perwakilan organisasi perempuan, yakni Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, dan
Nasyiatul Aisyiyah (NA).
Inspektur Kabupaten Tegal, Saidno, AP., M.Si., dalam sambutannya
menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membangun
karakter individu yang jujur, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran
hukum, sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan
yang bersih dan bebas dari korupsi.
Menurutnya, penguatan nilai integritas sejak lingkungan keluarga menjadi
langkah penting untuk mencegah munculnya perilaku koruptif di kemudian
hari. Upaya tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Tegal dalam
mewujudkan Kabupaten Tegal yang Luwih Apik melalui pembangunan yang
berintegritas.
Saidno juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap
potensi persoalan hukum yang kerap muncul di luar perkiraan. Ia menilai
berbagai persoalan sering kali berawal dari hal-hal kecil yang kurang
disadari, sehingga pemahaman hukum dan penguatan integritas menjadi
kebutuhan bersama, termasuk dalam kehidupan keluarga.
Ia menambahkan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah meningkatkan
pemahaman, kesadaran, serta komitmen seluruh elemen masyarakat untuk
berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang
bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Antikorupsi Provinsi Jawa Tengah, Tedi
Kartini, S.P., dan Nela Kristina, S.Sos., yang memberikan edukasi kepada
peserta mengenai pentingnya pencegahan korupsi dimulai dari keluarga
sebagai fondasi pembentukan masyarakat berintegritas.
Dalam pemaparannya, Tedi Kartini menekankan bahwa pembangunan tidak
hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter
masyarakat. Ia menyampaikan bahwa nilai kejujuran dan integritas harus
ditanamkan sejak dini di lingkungan keluarga. Praktik korupsi, menurutnya,
tidak hanya berdampak pada pelaku, tetapi juga menimbulkan konsekuensi
sosial dan psikologis bagi keluarga, terutama anak-anak.
Sementara itu, Nela Kristina menjelaskan bahwa perilaku koruptif dapat
tumbuh dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan keluarga, seperti gaya
hidup berlebihan, kebiasaan tidak jujur, kurangnya kemandirian, rendahnya
rasa tanggung jawab, serta ketidaksiapan bersikap benar. Hal tersebut
menunjukkan bahwa keluarga memegang peran penting dalam membentuk
karakter antikorupsi sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin tumbuh
untuk membangun keluarga yang berintegritas sebagai fondasi terciptanya
lingkungan yang jujur, harmonis, dan bertanggung jawab, sekaligus
melahirkan generasi berkarakter kuat yang mampu memberikan kontribusi
positif bagi pembangunan Kabupaten Tegal di masa depan

M Bisri
Author: M Bisri

cegah korupsi, headline, Pemkab Tegal, Slawi, Tegal
Diskominfo Kabupaten Tegal