Faktanews24.com – Pacitan, Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Senin, 8 September 2025 pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi peristiwa tersebut terjadi pukul 04:56:17 WIB dan menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena kekuatan gempa tercatat relatif kecil.
Berdasarkan laporan resmi akun X @infoBMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo 3,1 dengan pusat gempa 75 km tenggara Pacitan. Kedalaman gempa tercatat 21 km, dan titik koordinatnya berada di 8.86 LS, 111.13 BT. BMKG menekankan bahwa informasi ini bersifat cepat dan sementara, mengingat data masih dalam tahap pengolahan.

“#Gempa Mag:3.1, 08-Sep-2025 04:56:17WIB, Lok:8.86LS, 111.13BT (75 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:21 Km #BMKG. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” Tulisnya.
Menurut BMKG, gempa dengan magnitudo 3,1 termasuk kategori ringan dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Namun, pihak lembaga tetap menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memantau informasi resmi terkait aktivitas seismik di wilayah masing-masing.

Pacitan sendiri merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, berjarak sekitar 272,1 km dari Surabaya. Kabupaten ini dikenal dengan wilayah pesisirnya yang rawan terhadap guncangan akibat aktivitas tektonik lempeng di kawasan selatan Pulau Jawa. Meskipun demikian, gempa hari ini diperkirakan tidak menimbulkan dampak signifikan bagi warga karena magnitudonya yang relatif kecil dan kedalaman yang cukup dalam.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD Pacitan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gempa tersebut. BMKG menyatakan akan terus memantau situasi dan memperbarui informasi sesuai perkembangan data.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menyiapkan rencana darurat, seperti mengetahui jalur evakuasi, menyiapkan kotak P3K, dan menjaga komunikasi agar tetap aman dalam menghadapi kemungkinan gempa susulan, meskipun potensi kerusakan dari gempa ringan seperti ini masih rendah.
Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah Pacitan memang beberapa kali mengalami gempa kecil akibat aktivitas lempeng Indo-Australia yang bergerak di bawah Samudra Hindia. Meski tidak termasuk wilayah rawan gempa tinggi, warga tetap dianjurkan untuk mengikuti informasi BMKG secara berkala, agar kesadaran mitigasi bencana tetap terjaga.
BMKG menegaskan bahwa semua informasi yang dirilis di akun resmi mereka merupakan data awal yang bersifat cepat, dan masyarakat disarankan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu.
Dengan adanya pemantauan terus-menerus dari BMKG, masyarakat di Pacitan dan sekitarnya diharapkan tetap tenang, waspada, dan selalu mengikuti arahan resmi terkait bencana alam. BMKG memastikan akan memberikan update terbaru apabila terjadi perubahan data terkait gempa yang baru saja terjadi.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












