Berita Nasional

Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan Gelar Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Sirnoboyo

×

Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan Gelar Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Sirnoboyo

Sebarkan artikel ini

Faktanews24.com – Pacitan, Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh komunitas masyarakat di Kabupaten Pacitan. Perkumpulan “Mitra Mandiri Pacitan” menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa di Balai Desa Sirnoboyo, pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan tersebut turut dihadiri oleh pemerintah desa setempat, termasuk Kepala Desa Sirnoboyo, Eko Haryono beserta empat kepala dusun (Kasun). Kehadiran perangkat desa menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang diinisiasi oleh masyarakat tersebut.

Ketua Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan, Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kegiatan di pagi hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan. Kami mengadakan kegiatan ini dengan tujuan membantu meringankan beban anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya saat diwawancarai wartawan pada Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berasal dari kontribusi anggota perkumpulan. Dalam struktur organisasi Mitra Mandiri Pacitan sendiri terdapat beberapa unit yang berperan aktif, di antaranya Unit Kerja, Unit Lingkungan, Bantuan Hukum dan Unit Sosial yang fokus pada kegiatan kemasyarakatan.

Menurutnya, kegiatan yang digelar pada pagi hari tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari program sosial yang dijalankan oleh organisasi.

“Intinya kami memberikan sedikit rezeki dari perkumpulan itu sendiri. Di dalam perkumpulan kami terdapat beberapa seperti Unit Kerja, Unit Lingkungan, Unit Sosial dan Bantuan Hukum. Pada pagi hari ini kami menjalankan kegiatan yang berhubungan dengan sosial,” jelasnya.

Bakti sosial yang dilaksanakan di balai desa itu diikuti oleh puluhan penerima manfaat. Prayitno menyebutkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai hampir seluruh undangan yang telah disiapkan panitia.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kehadiran peserta mencapai sekitar 99 persen. Dari jumlah penerima bantuan tersebut, sekitar 50 persen merupakan anak yatim dan 50 persen lainnya adalah kaum dhuafa,” tambahnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara masyarakat, organisasi sosial, dan pemerintah desa. Suasana kebersamaan terlihat ketika para penerima bantuan, anggota perkumpulan, serta perangkat desa berkumpul dalam satu tempat dengan tujuan yang sama, yakni menumbuhkan kepedulian sosial.

Lebih lanjut dia berharap apa yang dilakukan oleh Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima bantuan, meskipun bantuan yang diberikan tidak dalam jumlah besar.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan pada pagi hari ini bisa bermanfaat untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ucapnya.

Lebih jauh, ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain maupun pemerintah desa di berbagai wilayah untuk melakukan kegiatan serupa.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi perkumpulan-perkumpulan lain ataupun desa-desa. Jika ada sedikit rezeki, sekiranya bisa dibantukan untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” katanya.

Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan sendiri tergolong organisasi yang masih relatif baru. Prayitno mengungkapkan bahwa perkumpulan tersebut baru berdiri sekitar satu tahun yang lalu. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan ini baru berdiri sekitar satu tahun. Alhamdulillah pada pagi hari ini kami sudah bisa melaksanakan kegiatan bakti sosial,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari anggota perkumpulan, pemerintah desa, hingga masyarakat yang turut membantu kelancaran acara.

Kegiatan bakti sosial seperti ini dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Melalui kepedulian bersama, diharapkan beban hidup masyarakat yang kurang mampu dapat sedikit diringankan.

Selain itu, kegiatan sosial yang melibatkan berbagai unsur masyarakat juga dapat memperkuat solidaritas dan membangun rasa kebersamaan di tengah kehidupan sosial desa.

Dengan semangat berbagi yang terus dijaga, Perkumpulan Mitra Mandiri Pacitan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *