Patumbak, Faktanews24.com
Situasi mencekam mewarnai aksi unjuk rasa di depan PT Universal Gloves (UG), Kec Patumbak, Senin (6/10/2025). Ratusan warga yang geram akibat dampak bau busuk dari gudang penyimpanan cangkang, menggelar demonstrasi di Jalan Besar Patumbak, Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kec Patumbak.
Ketegangan meningkat saat sekelompok pemuda yang diduga preman menghalangi aksi warga dan memaksa karyawan PT UG untuk masuk. Aksi dorong-mendorong tak terhindarkan di depan pintu masuk pabrik.
Ironisnya, aksi unjuk rasa ini justru menjadi ajang kekerasan terhadap jurnalis. Puluhan pemuda tak dikenal menghalang-halangi/perintangan wartawan yang sedang meliput. Seorang wartawan media online inisial DL, nyaris kehilangan ponselnya akibat dorongan dan tepisan tangan.
Lebih parah lagi, seorang wartawan media cetak dan online terbitan Medan, ES, dipukul helm oleh oknum preman hingga mengenai wajah dan kepala.
Para pelaku intimidasi juga melontarkan kata-kata kotor dan menantang wartawan untuk berkelahi. “Apalagi kau. Mau ribut lagi kau. Gak sor kau, main kita,” ujar DL menirukan ucapan seorang oknum yang dikenal dengan panggilan Aseng. Pria bertopi pet itu bahkan menantang wartawan, demonstran, dan warga sekitar untuk berduel demi membela kepentingan mereka di PT UG.
Aparat penegak hukum dari Polsek Patumbak dan Koramil 15/DT yang berada di lokasi diduga tidak mampu memfasilitas mediasi antar pengunjuk rasa, hanya terpantau diam dan seolah menjadi penonton. Padahal, aksi demo tersebut berada di wilayah hukum mereka.
Korban kekerasan, ES, mendesak Kapolsek Patumbak dan pihak Koramil 15/DT untuk segera menangkap para pelaku dan menuntut pertanggungjawaban atas penganiayaan terhadap dirinya.
Dikesempatan yang sama, Kuasa Hukum warga, Riki Irawan SH MH, Senin (6/10), mengatakan bahwa menyayangkan aksi kekerasan (mendorong) yang dilakukan oleh oknum premanisme yang berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), mendesak Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, untuk bertindak cepat.
Desakan ini muncul setelah aksi penyerangan terhadap warga dan wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya di depan PT Universal Gloves (UG), Jalan Besar Patumbak, Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (6/10/2025).
“Saya meminta Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, untuk segera mengamankan oknum-oknum OKP yang terlibat dalam aksi kekerasan ini. Tindakan mereka tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga meresahkan masyarakat dan menghalangi kebebasan pers,” tegas Riki Irawan saat mendampingi warga dalam aksi demonstrasi di depan PT UG.
Riki menambahkan, “Seharusnya, tanpa adanya laporan pun, pihak kepolisian sudah dapat melakukan penangkapan dan pengamanan terhadap pelaku. Kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan di depan mata aparat penegak hukum adalah bentuk penghinaan terhadap hukum itu sendiri.” Kesalnya.
Desakan ini mencerminkan kekhawatiran mendalam atas maraknya aksi premanisme yang mengatasnamakan organisasi tertentu. Riki Irawan berharap, dengan tindakan tegas dari kepolisian, kejadian serupa tidak akan terulang kembali dan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.
Sementara itu, Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora dan Kapendam I/BB, Letkol Asrul dikonfirmasi awak media, Senin(6/10) terkait terkait perintangan yang dialami sejumlah wartawan saat bertugas meliput aksi unjuk rasa (unras) di PT Universal Gloves, belum berkomentar













