Berita Nasional

Isu Wakil Bupati Pacitan Menguat, Gagarin Dikabarkan Tinggalkan Golkar dan Merapat ke Demokrat?

×

Isu Wakil Bupati Pacitan Menguat, Gagarin Dikabarkan Tinggalkan Golkar dan Merapat ke Demokrat?

Sebarkan artikel ini
IMG 20260102 WA0049

Faktanews24.com – Pacitan, Isu politik di Kabupaten Pacitan kembali menghangat. Nama Gagarin, sosok yang selama ini dikenal memiliki kans kuat dalam konstelasi politik daerah, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, muncul kabar bahwa ia sudah tidak lagi berada di bawah bendera Partai Golkar dan diduga mulai merapat ke partai berlambang mercy, Partai Demokrat.

Spekulasi tersebut mencuat setelah Gagarin terlihat hadir dalam sebuah kegiatan internal Partai Demokrat di Pacitan. Dalam momen tersebut, ia tampak mengenakan busana berwarna biru warna identik dengan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu yang sontak memantik berbagai tafsir di tengah masyarakat dan kalangan politik lokal.

IMG 20260102 WA0055

Sinyal pergeseran arah politik Gagarin sejatinya sudah tercium sejak ia menyatakan mundur dari kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan terkait kepastian arah politiknya ke depan.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Bidang Komunikasi Media, Penggalangan Opini, Ormas, dan Kerja Sama Antar Lembaga DPD Golkar Pacitan, Hadi Suwarno yang akrab disapa Nano juga selaku owner Optik Surya Kacamata di Pacitan, membenarkan bahwa Gagarin saat ini sudah tidak lagi tercatat sebagai pengurus Partai Golkar.

IMG 20260102 WA0056

“Langsung saja info minta ke yang bersangkutan. Lebih afdol,” ujar Nano singkat kepada wartawan, pada Jumat, 2 Januari 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa secara organisasi, posisi Gagarin di Golkar sudah tidak ada lagi.

“Yang jelas sudah bukan Ketua DPD Golkar dan bukan pengurus,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Gagarin belum memberikan keterangan resmi terkait isu kepindahan partai tersebut. Publik pun kini menanti langkah politik selanjutnya dari sosok yang disebut-sebut memiliki elektabilitas kuat dan dinilai berpotensi menjadi kuda hitam dalam kontestasi politik Pacitan ke depan.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Loading