Info Purwakarta

Pesan Om Zein Ke Pejabat di Perpisahan PLT Camat Campaka

×

Pesan Om Zein Ke Pejabat di Perpisahan PLT Camat Campaka

Sebarkan artikel ini
IMG 20250901 WA0035

 

 

Purwakarta Fakta news, 24 Mincrang PLT Camat Campaka, per tgl 01-09-2025 sudah memasuki masa pensiun, di hari trakhir bertugas Mincrang mengundang seluruh Kepala Desa Campaka dan staf Desa serta tokoh-tokoh yang ada di Kecamatan Campaka menyampaikan rasa trima kasih dan permohonan maaf ketika berdinas sebagai PLT Camat di kecamatan Campaka. 01-09-2029.

Diacara perpisahan ini tampak hadir juga Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzen Atau yang akrab disapa oleh masyarakat Purwakarta dengan sebutan Om Zein, dan beberapa unsur Muspida serta Para Camat yang ada di Purwakarta.

Dalam Pidato sambutanya Om Zein mengingatkan kembali ke para pejabat, yang mempunyai wewenang dan kebijakan, agar selalu menjaga sikap serta peduli terhadap masyrakat, sekarang Zamannya beda” Ujar Om Zein, Dimana masyarakat memiliki HandPhone, dan dengan cepat mengakses segala permasalahan yang ada di masyarakat, saya berharap para pejabat termasuk kepala desa cepat merespon apa yang menjadi keluhan, saya juga sama demikian, ada ribuan chat Wakshapp yang masuk ke saya, bisa ajakan saya meminta Staf Pribadi atau wapri untuk membalas dan meyelesaikan hal-hal tersebut, tetapi saya tidak mau demikian, saya tetap membalas chat dan menelpon balik apabila ada tlp yang masuk ke Wakshapp saya, dikarenakan apabila salah mengambil keputusan ini akan berakibat patal beda pandangan dalam menyelesaikan masalah, handphone tetap aktip 24 jam Ujar Om Zein.

Lanjut Om Zein, menyikapi perkembangan saat ini, kita harus menjaga sikap, serta lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, lihat lah dimana-mana terjadi demo, dan mudah-mudahan di Purwakarta tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, ini saya tekankan lagi kepada pejabat, memimpin lah dengan hati, disebut cape ya memang cape, tapi itulah pengabdian,saat ini banyak pembangunan jalan yang sedang dikerjakan oleh Pemda Purwakarta, saya tiap hari berkeliling dan melihat langsung kelapangan, serta memastikan pengerjaanya dikerjakan dengan baik, ini salah satu bentuk pelayanan terhadap Masyarakat Purwakarta, Insya Allah semua jalan Kabupaten kita bagusin satu persatu.

Dan juga saya memohon maaf ke Eceu Mincrang, selama ini sudah sering memberikan perintah, dan rewel terhadap Eceu, di acara perpisahan ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap pengabdian Eceu, Mudah-mudahan pengabdian Eceu ini di balas Oleh Allah SWT, saya selaku Bupati Purwakarta memberikan sejumlah uang buat kenang-kenangan, Tutup Binzen.

 

 

Loading

Alex skj
IMG 20260223 104821
Pembelajaran Ramadhan di SDN 2 Bunder Purwakarta Menggabungkan Ilmu, Akak dan Cinta LingkunganPembelajaran Ramadhan di SDN 2 Bunder Purwakarta: Menggabungkan Ilmu, Akhlak, dan Cinta Lingkungan PURWAKARTA, Fakta News 24, 23 FEBRUARI 2026 – SDN 2 Bunder yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, resmi memulai rangkaian pembelajaran khusus dalam bulan suci Ramadhan pada hari Senin kemarin. Program ini dirancang secara komprehensif untuk tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga menguatkan berbagai aspek pendidikan karakter seperti ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak yang baik, jiwa kepemimpinan, serta kesadaran akan pentingnya kepedulian sosial dan lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan pedoman dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar yang nyaman dan produktif bagi peserta didik yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kepala Sekolah Hj. Eli Herlina, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa bulan Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk membentuk pribadi siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nilai-nilai yang luhur. “Kami mengemas pembelajaran dengan tema Ramadhan yang mengkombinasikan ajaran agama, pembentukan karakter, dan pemahaman tentang pentingnya menjaga alam. Tujuan kami adalah menghasilkan generasi yang kuat dalam iman, memiliki akhlak yang mulia, mampu memimpin, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan sekitar,” ungkapnya. Sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, jam belajar di sekolah telah disesuaikan. Sebelumnya, kelas rendah belajar selama 5 jam dan kelas tinggi 7 jam, namun kini seluruh jenjang belajar hanya selama 4 jam dengan jadwal pulang lebih awal. Materi pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku, dengan penambahan konten keagamaan pada setiap awal kegiatan belajar. Selain kegiatan belajar reguler, sekolah akan menggelar program khusus “Masantren di Sekolah” mulai tanggal 13 hingga 27 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya dipimpin oleh guru Pendidikan Agama Islam, melainkan melibatkan seluruh tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran tentang akidah, akhlak, Al-Quran Hadis, Sejarah Islam, serta keterampilan baca tulis Al-Quran. Selain itu, akan diterapkan konsep “pesantren ekologi” melalui Program Tatanén di Balé Atikan (TDBA), yang merupakan kegiatan bercocok tanam berbasis lingkungan untuk menanamkan kesadaran ekologis pada siswa. Program ini selaras dengan penghargaan yang telah diraih sekolah sebagai lembaga “bersih dan hijau” yang telah mendapatkan verval dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan akhlak mulia. Melalui aktivitas seperti menjaga kebersihan kelas, menghemat penggunaan air, merawat tanaman di sekolah, serta memahami hubungan antara ibadah dengan pelestarian alam, kami ingin siswa menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambah Hj. Eli Herlina. Untuk memotivasi siswa, sekolah juga mengangkat prestasi yang pernah diraih oleh beberapa siswanya. Menurut Wawan Taupik Ridwan, S.Pd.I, Guru PAI, antara lain Muhammad Syahrul yang meraih juara lomba Hibdil Quran tingkat kecamatan tahun lalu, Muhammad Gilang kelas 5 yang berhasil meraih juara satu Taekwondo tingkat Jawa Barat dan berbagai prestasi dalam cabang olahraga renang. Selain itu, Keisha Diza Anabel pernah meraih juara satu nasional karate tahun 2022 dan juara tiga tahun 2023, serta aktif menjadi perwakilan sekolah dalam pertunjukan tari Jaipong. Meskipun telah menunjukkan prestasi yang membanggakan, sekolah menghadapi tantangan terkait keterbatasan jumlah guru dan ruang belajar. Kondisi geografis sekolah yang berada di daerah padat dengan banyak penduduk baru membuat sekolah harus menerima semua anak yang memasuki usia wajib sekolah. Akibatnya, beberapa ruangan belum dapat digunakan karena pertimbangan keamanan, sehingga pembelajaran dilakukan secara bergantian pada sesi pagi dan siang hari. “Kendala terkait guru dan ruang belajar memang menjadi tantangan bagi kami, namun kami tidak akan menyerah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan layak bagi setiap anak. Kami berharap dapat mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar masalah ini dapat segera teratasi,” pungkas Hj. Eli Herlina. Alex skj
Info Purwakarta

  PURWAKARTA, Fakta News 24, 23 FEBRUARI 2026…

Loading

IMG 20260204 WA0078zyaDKpC
Bupati Purwakarta Om Zein Resmikan Jalan Alternatif Rancadarah – Gurudug dan Diberi Nama Jalan KDM Purwakarta – Ada kabar gembira bagi warga Kabupaten Purwakarta. Pasalnya, saat ini jalan alternatif penghubung Rancadarah-Gurudug yang melintasi Desa Salammulya dan Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, telah selesai dibangun oleh Pemkab Purwakarta. Rabu, 4 Februari 2026, Bupati Purwakarta Om Zein memimpin aksi ngosrek sekaligus tanam pohon di ruas jalan baru tersebut. Jalan yang kini mulus itu, panjangnya mencapai 5 kilometer. “Alhamdulillah, warga bisa melintasi jalan alternatif penghubung Rancadarah dan Gurudug ini,” ujar Om Zein, melalui unggahan media sosial resminya. Dalam kesempatan ini, Om Zein menyebutkan jalan baru itu ditanami pohon berbuah di kanan dan kirinya. Tak tanggung-tanggung, pohon yang ditanamnya sebanyak 1.000 batang. Tak hanya itu, Om Zein meresmikan jalan tersebut dan diberi nama menjadi jalan KDM atau Kang Dedi Mulyadi. Pasalnya, ide dan gagasan pembangunan jalan ini muncul saat KDM menjadi Bupati Purwakarta. Namun, pembangunannya baru bisa direalisasikan di era kepemimpinan Om Zein. Karenanya, jalan tersebut diberi nama Jalan KDM. Saat ini, jalan yang pemandangannya sangat indah dan udaranya sejuk tersebut, sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Seperti untuk jogging, jalan santai, fun run. “Bahkan, jika ada event fun run 5k bisa dilakukan di jalan ini. Karena, fasilitasnya mendukung,” ujar Om Zein. Dengan adanya jalan alternatif ini, diharapkan bisa mempermudah mobilitas warga. Terutama, yang dari Wanayasa ingin ke arah kota Purwakarta. (Abdullah)
Info Purwakarta

  Purwakarta  Fakta News 24,  Ada kabar gembira…

Loading