Info Cirebon

Komisi II DPRD Provinsi Jabar Bambang Mujiarto Giat Festival Kebudayaan di Cirebon

×

Komisi II DPRD Provinsi Jabar Bambang Mujiarto Giat Festival Kebudayaan di Cirebon

Sebarkan artikel ini
IMG 20260725 234948 561

Faktanews24.com
CIREBON – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto, ST, melaksanakan kegiatan Festival Kebudayaan bertema “Sapa Warga Berbasis Budaya” di Lapangan Desa Warukawung, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

‎Festival dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon Rudiana, S.E., para kuwu se-Kecamatan Depok, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat desa, serta ratusan warga.

‎Bupati Cirebon H. Imron mengapresiasi konsistensi Bambang Mujiarto dalam menggelar kegiatan berbasis budaya. Menurutnya, budaya merupakan identitas daerah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

‎Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia menegaskan budaya bukan sekadar warisan leluhur, tetapi jati diri daerah yang harus terus dirawat. Ia berharap festival tersebut mampu menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap seni dan tradisi Cirebon.

‎Senada, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon Rudiana menyebut program Sapa Warga Berbasis Budaya menjadi sarana hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat untuk mengenal dan melestarikan budaya lokal.

‎Sementara itu, Bambang Mujiarto menegaskan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik, tetapi juga dari kebahagiaan masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya dan penguatan kearifan lokal harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

‎Festival Sapa Warga Berbasis Budaya diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat identitas budaya Cirebon serta meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan tradisi daerah.

‎Jono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *