Cilacap – Pemerintah Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap, bersama sejumlah unsur terkait melaksanakan intervensi penanggulangan kemiskinan di Dusun Sidaurip Desa Bringkeng, Kegiatan berlangsung sejak pukul 01.00 hingga 03.00 WIB dengan melibatkan pemerintah desa, Babinkantibmas serta lembaga pendidikan setempat.
Camat Kawunganten Misran mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di tingkat kecamatan. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi dukungan material untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), paket sembako, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Camat Kawunganten Misran juga mengatakan, masih ada 3 Desa miskin ekstrim ada Desa Bringkeng, Desa Grugua dan Desa Babakan. Ini perintah dari Pak Bupati bahwa khusus untuk desa-desa miskin ekstrim. Silahkan pak camat untuk bisa dikoordinasikan pembangunannya nanti kalau ada kekurangan-kekurangan material dan sebagainya silahkan berkoordinasi dengan Pemkab ini pesan dari Pak Bupati. Jadi kami selaku ke panjang tangan dari pak bupati juga berterima kasih kepada Pak Kades Bringkeng yang sudah menyambut dengan baik program ini dan pesan pak bupati tadi kepada saya untuk yang 3 rumah lagi akan segera kami kerjakan ini pesan dari Pak Bupati karena beliau intens banget untuk warga-warga yang tidak rumahnya tidak layak anggarannya dari swadaya dari kita ke depan nanti mungkin kami akan mengetuk para warga.” Ujar camat Misran.

Hal senada dari Kades Bringkeng Misran kalau programnya itu program dari kecamatan tapi ini atas perintah bapak Bupati untuk dalam rangka pengetasan kemiskinan dan renovasi rumah-rumah yang tidak layak huni untuk anggarannya sendiri saya kurang paham kalau itu sih dari pihak kecamatan, swadaya dari masyarakat juga saya mengerahkan dari perangkat-perangkat desa untuki bekerja sama kolaborasi antara perangkat desa dengan warga sekitarnya.
Kades Misran menambahkan, sepertinya kalau untuk desa sendiri dapat baru satu titik tapi nanti katanya ada lagi nanti setelah selesai Desa Grugua dan Desa Babakan. Namti akan kembali ke Desa bringkeng satu lagi untuk mungkin untuk tahun 2025 mungkin kelanjutannya ke sana juga masih ada lagi mungkin seperti ini harapan kedepan kami juga masih mengharapkan untuk penanganan dari beberapa perhatian dari pemerintah Kabupaten juga dari kecamatan untuk ikut memperjuangkan warga-warga kami yang memang kurang mampu sehingga nanti yang apa rumah-rumah yang tidak layak huni bisa ditempati secara layak seperti ini.”Tutupnya












