MOJOKERTO.Faktanews24- World CleanUp Day (WCD) tiap 20 September, merupakan satu hari gerakan pentingnya kebersihan dunia dari sampah. Satu hari sebagai penanda gerakan serentak, stimulasi. Hal tersebut hanya salah satu aktivitas saja. Sebab di luar tanggal 20 September, juga banyak aktivitas peduli bersih-bersih, yang dilakukan oleh organisasi-organisasi maupun individu-individu peduli lingkungan termasuk di Mojokerto, Jawa Timur. Diantaranya ‘tim’ WCD Mojokerto, organisasi Wahana Lingkungan Nusantara Alam Nusantara (Walantara) dan lainnya.

Meskipun mereka juga diundang dan hadir dalam acara WCD 20 September 2025 yang digerakkan diantaranya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto dibawah pimpinan Drs Rachmat Suharyono selaku Kepala DLH Kabupaten Mojokerto.

“Kita diundang DLH Mojokerto untuk ikut acara WCD Kabupaten Mojokerto, yang salah satu titiknya adalah di Bantaran Sungai Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, yang dipenuhi sampah dari pembuangan yang dilakukan sembarangan,” ungkap Rokhmat Nuryatim Co-Leader WCD Mojokerto yang hadir dalam rapat yang diadakan DLH Mojokerto, sehari sebelum pelaksanaan WCD. Hal tersebut dibenarkan Aris Taufik Febrianto Leader WCD Mojokerto, yang bersama Rokhmat membangun ‘tim’ WCD Mojokerto yang diantaranya terdiri dari Aris Taufik Febrianto selaku Leader, Rokhmat Co-Leader, Edwinor Hesti Wiranti selaku sekretaris, Public Relation (PR) dibantu Siswahyu Kurniawan dan Siti Nur Laili R., Partnership ada Alim Rosmal Fauzan, Baktiar. Volunter ada Septian Eko Sasmito, Praditya Berlianto dkk.Database
Amalia Amanda

Dari acara Peringatan World CleanUp Day yang dipimpin langsung Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Drs Rachmat Suharyono serta berbagai elemen masyarakat di World CleanUp Day (WCD) Kabupaten Mojokerto berjalan lancar. Ada PPLH Seloliman, PPL Komunitas, ‘tim’ coreleader WCD, Walantara, ISM Mojokerto, DLH, TNI, Kepolisian, Kecamatan Pungging, juga warga berbagai desa termasuk Desa Lebaksono dan Desa Kalipuro. Juga tampak WeHasta, Bank Sampah, TPS3R Trawas, Aliansi Air Majapwitra, Srikandi, Banser dan lainnya.

Tampak juga hadir Camat Pungging, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.H., Kades Lebaksono, H. Afan Faizin. M.Pd., Kades Kalipuro, Sugeng Santoso, Babinsa dan Babinkamtibmas Pungging.
Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono menyampaikan, World Cleanup Day sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dikatakannya bahwa bumi ini bukanlah tempat sampah. Yang diantaranya, jangan membuang sampah sembarangan.
Acara peringatan WCD Kabupaten Mojokerto tersebut juga dibantu dua (2) armada truk dari DLH, juga alat berat eskavator dari PUPR Kabupaten Mojokerto, ditambah beberapa truk dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.
Rangkaian acara dari pagi, dengan pembukaan dengan apel pagi, foto bersama, aksi bersih-bersih, pemasangan banner (agar tidak ada pembuangan sampah lagi secara sembarangan), pembagian kompos kepada masyarakat, penutupan pun berjalan lancar dan tuntas siang hari.
“Kami turut bersyukur acara yang kami ikuti, WCD Kabupaten Mojokerto berjalan lancar,” ungkap Aris Taufik dan Rokhman core team WCD Mojokerto dalam acara yang juga dihadiri langsung Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Rachmat, Camat Pungging, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.H., Kades Lebaksono, H. Afan Faizin. M.Pd., Kades Kalipuro, Sugeng Santoso, Babinsa dan Babinkamtibmas Pungging, dan lainnya. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 / 081215754186 (Siswahyu).












