Berita Nasional

Heboh di Medsos! Warga Ramai-Ramai Keluhkan RSUD dr. Darsono Pacitan, Disebut Lemot hingga Tak Profesional

9
×

Heboh di Medsos! Warga Ramai-Ramai Keluhkan RSUD dr. Darsono Pacitan, Disebut Lemot hingga Tak Profesional

Sebarkan artikel ini
Img 20250919 Wa0165

Faktanews24.com – Pacitan, Nama RSUD dr. Darsono Pacitan kembali jadi sorotan tajam publik. Sejumlah keluhan warga yang viral di media sosial memantik perdebatan panas soal kualitas pelayanan rumah sakit terbesar di Kabupaten Pacitan tersebut.

Keluhan itu pertama kali muncul lewat unggahan seorang pengguna Facebook bernama Rati pada Kamis, 18 September 2025. Ia mempertanyakan lambatnya pelayanan yang seharusnya sudah aktif sejak pagi.

“Jm 9 lebih RS Dersono kok rung enk pelayanan ki rep mulai jam piro gek an,” tulis Rati dengan nada kesal dikutip pada Jumat, 19 September 2025.

Unggahan itu sontak menuai ratusan komentar, termasuk pengalaman pahit warganet bernama Amarun, yang membongkar kisah lama terkait pelayanan RSUD Pacitan di tahun 2009.

“Mbiyen mamakku tahun 2009an oprasi nk Pacitan gae BPJS ra patio di gape lor jare RSUD Pacitan ora iso ngatasi penyakite. Malah bpk mbi pakdeku ngasi arep gelot mbi perawat mbi doktere mergo di takoki apek2 malah le jawab nyleketno ati. Akhire di gowo yg RSUD Ponorogo tekan kono langsong di proses, 3 dino ws iso gowo muleh. Dokter Ponorogo ae ngarani doktere RSUD Pctn goblok penyakit ringan ae ora iso ngatasi,” ungkapnya blak-blakan.

Pernyataan kasar Amarun itu langsung menyalakan perdebatan. Banyak netizen yang mengaku memiliki pengalaman serupa, dari antrean panjang yang tidak jelas, sikap tenaga medis yang dinilai kurang ramah, hingga pelayanan administrasi yang dianggap berbelit.

Komentar lain datang dari Lia, yang melihat persoalan ini bukan hanya terjadi di Pacitan, tapi sudah menjadi potret pelayanan umum di Indonesia.

“Aku gak tahu ya, sistem pelayanan umum di Indonesia itu gimana. Gak cuma rumah sakit, pelayanan-pelayanan umum lainnya terkesan lemot, dan pegawainya santai, terkadang haha hihi ngobrol dengan pegawai lainnya. Beda banget sama di Malaysia, pelayanan sat set, gak banyak drama,” tulis Lia.

Viralnya keluhan ini membuat nama RSUD dr. Darsono Pacitan kembali mencuat di ranah publik. Sejumlah warga bahkan menuding bahwa pelayanan di rumah sakit daerah tersebut masih jauh dari kata maksimal, meskipun sudah berstatus sebagai rumah sakit rujukan utama.

Isu ini menambah daftar panjang keluhan publik soal mutu layanan kesehatan di daerah. Meski pemerintah terus mengklaim adanya peningkatan fasilitas dan tenaga medis, suara warganet di media sosial justru menunjukkan hal sebaliknya.

Tidak sedikit warga yang menuntut evaluasi serius dari pihak manajemen rumah sakit maupun Pemerintah Kabupaten Pacitan. Mereka menilai kritik warga yang muncul di media sosial tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, sebab menyangkut nyawa dan hak pasien untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Jika tidak segera dibenahi, citra RSUD dr. Darsono dikhawatirkan semakin merosot dan bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno