Berita Nasional

Jumat Berkah Ala Kapolsek Ngadirojo: Inisiasi Pribadi Titan Kurniawan Wujudkan Polisi Dakwah di Tengah Masyarakat

27
×

Jumat Berkah Ala Kapolsek Ngadirojo: Inisiasi Pribadi Titan Kurniawan Wujudkan Polisi Dakwah di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini
IMG 20250718 WA0190

Faktanews24.com – Pacitan, Suasana hangat menyelimuti Masjid Al-Muttaqin, Dusun Gareng Kidul, Desa Hadiluwih, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jumat, 18 Juli 2025.

Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi saksi tumbuhnya harapan baru dalam jalinan hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Hal ini berkat inisiasi program “Jum’at Berkah” yang digagas langsung oleh Kapolsek Ngadirojo, IPTU Titan Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K.

“Jadi Jumat berkah yang saya jalani ini merupakan inisiasi dari diri saya pribadi untuk membawa program dan gagasan baru di Polsek Ngadirojo. Sehingga, Jumat berkah itu cuman saya kemas, yang di dalamnya ada TR penunjukan terkait dengan program Basudewa yang dimiliki Polda Jatim,” ujar IPTU Titan saat diwawancarai wartawan pada Jumat, 18 Juli 2025.

Program Basudewa, yang merupakan singkatan dari Bhayangkara untuk Semua Demi Warga, merupakan gagasan humanis dari Polda Jawa Timur. Di dalamnya terkandung 13 poin penting program yang dapat diimplementasikan oleh para bhabinkamtibmas maupun seluruh jajaran anggota Polda Jatim. Salah satu program unggulan yang kini mulai dijalankan di wilayah hukum Polsek Ngadirojo adalah “Polisi Dakwah.”

IMG 20250718 WA0192 1

“Untuk program itu terdiri dari tiga belas poin, salah satunya yaitu nama programnya Polisi Dakwah. Di dalam program tersebut menekankan kegiatan untuk membangun hubungan yang baik antara Polisi dan Masyarakat serta menjalankan fungsi kepolisian dan memperhatikan dalam aspek keagamaan,” imbuh IPTU Titan.

Dalam implementasinya, program Jumat Berkah tidak sekadar menyuguhkan ceramah keagamaan. Lebih dari itu, ia menjadi ruang bertemunya masyarakat dengan aparat kepolisian dalam suasana yang lebih hangat dan penuh kedekatan.

“Untuk Jumat berkah ini saya dari pribadi. Kita mau sedekah setiap Jumat kan sama masyarakat biar makin dekat,” ujar Titan.

Tidak tanggung-tanggung, Polsek Ngadirojo bahkan memberdayakan satu personel yang memiliki latar belakang pondok pesantren untuk menjadi motor penggerak ceramah Jum’at. Sosok itu adalah Bripka Andung, yang telah menjadi rujukan bagi masjid-masjid sekitar untuk mengisi khutbah dan ceramah keagamaan.

IMG 20250718 WA0194

“Beliau dari sisi keagamaan juga baik dan juga wawasan dalam keagamaannya juga baik. Sehingga kita memberdayakan untuk melakukan ceramah di Jumatan,” jelasnya.

IPTU Titan juga menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain di wilayah Ngadirojo. Hal ini bertujuan agar kebermanfaatannya lebih merata dan jangkauan pelayanan lebih luas.

“Untuk berkelanjutan kegiatan ini insyaallah kalau tidak ada hambatan pasti akan kita lakukan di setiap hari Jumat,” kata dia penuh komitmen.

Kegiatan Jum’at Berkah ini pun sudah mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan masyarakat, terbukti dengan mulai tersebarnya undangan bagi personel Polsek seperti Bripka Andung ke masjid-masjid luar wilayah untuk mengisi khutbah dan ceramah keagamaan.

“Kami tidak tahu dari pak Bripka Andung kebetulan yang sering memberikan ceramah itu juga kalau gak salah dapat undangan juga di masjid-masjid untuk mengisi ceramah,” ungkapnya.

Lebih jauh, IPTU Titan juga menyampaikan harapan besarnya terhadap kelanjutan program ini. Ia ingin agar kegiatan Polisi Dakwah ini tidak berhenti hanya di ceramah keagamaan, melainkan bisa merambah ke kegiatan spiritual kolektif seperti yasinan, doa bersama, pengajian rutin, bahkan safari dakwah Polri ke kampung-kampung.

“Harapan mungkin ke depan dari satu anggota bisa menjadi dua, dua bisa menjadi tiga, dan juga bisa lebih banyak lagi. Kegiatan Polisi Dakwah ini bukan hanya ceramah tapi bisa kita lakukan dengan kegiatan keagamaan lainnya, salah satunya seperti yasinan di masjid bersama untuk setiap malam Jumat, atau seperti apa. Banyak bentuk kegiatannya,” ucapnya optimistis.

Menurutnya, ini bisa menjadi ruang komunikasi baru yang kuat antara masyarakat dan kepolisian. Sebuah pendekatan yang jauh dari kesan represif dan menakutkan, justru menjadikan Polri lebih dekat, bersahabat, dan peduli pada nilai-nilai lokal serta keagamaan.

Program Jumat Berkah ini rupanya juga memberi ruang bagi anggota Polri untuk belajar dan menyerap langsung aspirasi masyarakat. Selepas salat Jumat, anggota kepolisian tidak serta-merta meninggalkan lokasi, melainkan menyempatkan waktu untuk berdialog santai bersama warga.

“Dari kita berdakwah memberi ceramah, kita selaku anggota Polri juga belajar. Kemudian setelah selesai sholat jumat kita juga pasti ngobrol-ngobrol sama masyarakat dan tentunya kita bisa mendengar serta menyerap aspirasi dari masyarakat,” tutur Titan.

Dengan demikian, banyak hal yang bisa dibangun dari interaksi tersebut. Mulai dari informasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), kebutuhan warga, hingga potensi konflik yang bisa dicegah lebih awal.

Apa yang digagas IPTU Titan Kurniawan di Polsek Ngadirojo menjadi contoh nyata bahwa inovasi dalam institusi kepolisian tidak harus selalu berbasis teknologi atau operasi penegakan hukum semata. Lewat pendekatan sosial dan keagamaan yang menyentuh akar budaya masyarakat, Polri bisa menjadi garda depan pembangunan harmoni dan ketertiban sosial dari bawah.

Program Jumat Berkah dan Polisi Dakwah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan publik. Di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang, program seperti ini patut mendapatkan dukungan luas dari semua pihak.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Jefri Asmoro Diyatno
Author: Jefri Asmoro Diyatno

Sarjana Ekonomi (S.E) di Stainu Pacitan (2024). Bergabung di Faktanews24.com sejak tahun 2023. Meliput berbagai topik, pemerintahan, politik, hukum, seni, pendidikan, budaya, pariwisata, isu daerah dan isu nasional di Indonesia maupun isu dunia internasional.