FaktaNews24.com, ACEH UTARA – Ditengah membaranya isu konflik agraria antara petani dan PTPN IV Regional Enam di wilayah Cot Girek, Langkahan, dan Pirak Timu, suara dukungan datang dari parlemen daerah. Hendra Yuliansyah, Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat, memuji kepemimpinan Bupati Ismail A. Jalil (Ayahwa) yang dinilai mampu meredam ketegangan melalui pendekatan yang bijak dan solutif.
Menurut Hendra, kehadiran langsung Bupati Ayahwa ke lokasi aksi demonstrasi petani menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak berpangku tangan. Ia menilai langkah cepat bupati dalam menindaklanjuti tuntutan petani lewat pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV adalah wujud keberpihakan pada masyarakat kecil.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Ayahwa. Instruksi beliau untuk mengukur ulang lahan HGU PTPN IV adalah keputusan tepat dan berani. Dengan begitu, akan jelas batas antara lahan perusahaan dan milik rakyat,” ujar Hendra Yuliansyah.
Hendra menegaskan bahwa langkah tersebut harus didukung penuh oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRK yang kini sedang bekerja menangani persoalan lahan di Aceh Utara. Ia berharap, dalam waktu dua bulan ke depan, seluruh proses dapat diselesaikan secara komprehensif dan berkeadilan.
“Kami di DPRK siap mendukung penuh kebijakan ini agar tuntas. Harapannya, lahan masyarakat yang selama ini masuk kawasan HGU dapat dikembalikan. Masyarakat harus mendapat hak atas tanah yang mereka garap bertahun-tahun,”
tegas politisi muda Partai Demokrat itu.
Beberapa waktu lalu, situasi di Cot Girek sempat memanas. Puluhan petani turun ke jalan menuntut kejelasan hak atas lahan. Namun situasi berubah saat Ayahwa datang langsung menemui massa. Tanpa pengawalan berlebihan, ia berdialog langsung dan menyampaikan pesan yang menyejukkan.












