Berita Nasional

Siswahyu Kurniawan Apresiasi Roadshow KSBSI DIY & DPC Pro Sinergi Stakeholder & Disnaker

6
×

Siswahyu Kurniawan Apresiasi Roadshow KSBSI DIY & DPC Pro Sinergi Stakeholder & Disnaker

Sebarkan artikel ini
Img 20251006 Wa0151

SURABAYA.Faktanews24-Siswahyu Kurniawan SSos mantan Ketua MPO DPP KSBSI (pusat) dan BPK DPP KSBSI yang saat ini masih aktif di KSBSI di Jawa Timur respek dan memberi apresiasi roadshow yang dilakukan Korwil / DPW KSBSI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beserta DPC-DPC-nya untuk sinergi dengan Disnaker dan stakeholder terkait. Hal tersebut dilakukan KSBSI DIY pasca pelantikan pengurus periode 2025 – 2030 beberapa waktu lalu.

“Respek dan apresiasi untuk pengurus Korwil KSBSI DIY beserta DPC-DPC-nya yang ngebut pasca pelantikan beberapa waktu,” ungkap Siswahyu Kurniawan pengurus Media Independen Online (MIO) Provinsi Jawa Timur yang juga penulis sejumlah buku termasuk buku berjudul BUNG KARNO DAN PAK HARTO, juga buku biografi H. Mardjito GA yang pernah jadi anggota DPD RI, Komisaris Bank Bukopin, Sekjen Inkud pusat, dan Ketua Umum Puskud Jawa Timur terlama. Serta penulis buku biografi RH Hassan Wirjokoesoemo mantan Bupati Jombang yang juga Ketua Dekopinwil Jatim terlama, yang tokoh Madura yang pernah menjabat Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim. Juga penulis buki biografi pelawak nasional Asmuni – Srimulat.

Img 20251006 Wa0152
Sebagaimana diketahui susunan pengurus Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (Korwil KSBSI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2025 – 2030 telah dilantik beberapa waktu lalu oleh Ketua Umum DPP KSBSI Johannes Darta Pakpahan SH MA. Darta yang kelahiran 9 November 1981, putra dari tokoh buruh (almarhum Prof Dr Muchtar Papahan SH MH) itu melantik susunan pengurus Korwil KSBSI DIY bersama DPC-DPC se-DIY yaitu DPC Kota Yogyakarta, DPC Kab. Gunung Kidul, DPC Kab. Sleman, DPC. Kab. Bantul dan DPC Kab. Kulon Progo.

KSBSI yang lahir pada tanggal 25 April 1992, pada masa Orde Baru dikenal sebagai serikat buruh independen satu-satunya pada masa Orde Baru selain serikat buruh yang disetujui oleh negara, yaitu SPSI. Tokoh-tokoh pendiri KSBSI diantaranya adalah Muchtar Pakpahan, Gus Dur / KH Abdurrahman Wahid (yang kemudian menjadi Presiden RI ke-4 pada tahun 1999), Sabam Sirait anggota DPR RI PDIP ayahanda dari Maruarar Sirait yang saat ini menjadi Menteri Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (kelahiran 23 Desember 1969 yang awalnya PDIP dan kini gabung Gerindra, red.), dan Rachmawati Sukarnoputri salah satu putri Bung Karno (Sang Proklamatr dan Presiden pertama RI, red.) yang hingga akhir hayatnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.
Img 20251006 Wa0153

Sementara itu susunan pengurus Korwil / DPW KSBSI DIY periode 2025 – 2030 diantaranya terdapat nama Haryanto sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah. Untuk ketua DPW dijabat Eko Dani Wiyono ST MT; wakil Ketua Siti Rokhani; Sekretaris Feldynata Kusuma SE; wakil Sekretaris Yudhistiro Nur Muhammad; dan Bendahara Akhmad Khumeri.

Untuk DPC KSBSI (Kabupaten) Gunung Kidul periode 2025 – 2030 diantara pengurusnya terdapat Supriyanto sebagai ketua Majelis Pertimbangan Cabang (MPC). Sedangkan untuk Ketua DPC dijabat Siti Rokhani; Sekretaris Budi Wibowo; Bendahara Paiman.

Untuk DPC KSBSI (Kota) Yogyakarta 2025 – 2030 diantara pengurusnya terdapat nama Dwiyono SH MH sebagai ketua MPC. Sedangkan untuk Ketua DPC dijabat Awang Raga Gumilar SH; Sekretaris Ahmad Wasian; dan Bendahara Muhammad Zainuddin SH.

Untuk pengurus DPC KSBSI (Kabupaten) Sleman periode 2025 – 2030 diantaranya terdapat nama Damis sebagai Ketua MPC. Sedangkan untuk ketua DPC dijabat Yosep Pranoto dengan Bagas Santoso sebagai Sekretaris, dan Muhammad Hadyan Syah sebagai Bendahara.

Untuk pengurus DPC KSBSI (Kabupaten) Bantul periode 2025 – 2030 diantaranya terdapat nama KRT H. Arifin Wardiyanto sebagai ketua MPC KSBSI Bantul. Sedangkan untuk ketua DPC KSBSI Bantul dijabat Feldynata Kusuma SE, kemudian Eko Bagus Prayogi Jatmiko sebagai Sekretaris, dan Muhammad Sanusi sebagai Bendahara.

Kemudian untuk DPC KSBSI (Kabupaten) Kulon Progo untuk ketua MPC dijabat Muhammad Ali Mustofa. Sedangkan untuk Ketua DPC Kulon Progo dijabat Akhmad Khumeri, kemudian Ridwan sebagai Sekretaris, dan Nur Eko Cahyono sebagai Bendahara.

Pelantikan pengurus Korwil KSBSI DIY beserta DPC-DPC yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman itu, dihadiri berbagai tokoh penting ketenagakerjaan. Diantaranya Ketua Umum DPP KSBSI dan pengurus pusat KSBSI, Dinas Tenaga Kerja provinsi dan kabupaten/kota, Polda DIY, anggota legislatif, Bupati Sleman Harda Kiswaya, serta tokoh daerah.

Pasca pelantikan tersebut Korwil KSBSI DIY bersama DPC-DPC ngebut koordinasi dengan pemerinrah daera, Disnaker-Disnaker, DPRD serta stakeholder terkait untuk sinergi.

Img 20251006 Wa0154

SINERGI DI KAB. GUNUNG KIDUL
Seperti yang dilakukan rombongan pengurus DPC KSBSI Kabupaten Gunungkidul saat ‘sowan’ Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunung Kidul. Rombongan yang dipimpin oleh ketua KSBSI DPC Gunungkidul Siti Rohani, bendahara Paiman Ms, Sekertaris Budi Wibowo, Ketua MPC Gunungkidul Supriyanto (Mbah Pri) juga di dampingi pengurus Korwil / DPW KSBSI diantaranya ketua MPW DIY Hary thole dan ketua OKK DPW DIY. Diantara tujuannya adalah untuk silaturahmi, juga menyampaikan perjuangan KSBSI, serta untuk bersinergi.

Kedatangan KSBSI tersebut diterima oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Sumarto, S.Pd., MM. bersama Purwo Handoko.

Dalam kesempatan itu Sumarto selaku Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan di Kesbangpol menyampaikan sambutan atas kedatangan KSBSI DPC Gunungkidul. Sumarto juga menyampaikan bahwa di Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul tercatat ada 217 Organisasi, termasuk KSBSI.

Ketika audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Gunung Kidul, Dra Endang Sri Sumiyartini MAP, bahkan KSBSI Gunung Kidul mendapat sambutan yang luar biasa hangat. Tokoh kelahiran Karangasem (20 Juni 1968) itu pernah dua periode menjadi kepala desa / kalurahan Karangasem, Kapanewon / Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul. Hingga kemudian sejak tahun 2014 menjadi anggota DPRD Gunung Kidul.

Dimana dalam kesempatan itu disampaikan hal-hal terkait seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), sistem pengupahan yang belum ideal, jam kerja tidak manusiawi, serta kurangnya perlindungan terhadap hak cuti melahirkan bagi pekerja perempuan. KSBSI berharap mendapat pendampingan dan dukungan yang nyata dari DPRD Gunung Kidul.

Selain itu KSBSI juga menyampaikan ada sekitar 8.000 orang yang dicoret dari kepesertaan program jaminan kesehatan, dan memohon agar DPRD mendorong pemulihan akses layanan kesehatan bagi mereka.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul yang tokoh PDIP, Dra Endang Sri Sumiyartini, M.A.P diantaranya menyatakan komitmennya untuk mendampingi perjuangan buruh, khususnya terkait jaminan kesehatan dan upah layak. Termasuk sekitar 8.000 buruh yang dicoret dari kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran (PBI). Endang Sri Sumiyartini menyatakan kesiapan bersinergi dengan KSBSI.

Begitu pula kurang lebih disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Supartono, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Dinyatakannya kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan serikat buruh dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan pekerja.

SINERGI DI KAB. BANTUL
Begitu pula yang dilakukan DPC KSBSI Kabupaten Bantul bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Korwil DIY menggelar audiensi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, membahas isu ketenagakerjaan dan langkah peningkatan kesejahteraan buruh di wilayah setempat.

Ketua DPC KSBSI Bantul, Feldynata Kusuma, menyampaikan agar pekerja di Bantul tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga hak perlindungan dan kesejahteraan yang layak. Hidup aman, sejahtera, dan terlindungi.

Dukungan penuh diberikan Ketua KSBSI Korwil DIY, Dani Eko Wiyono, agar DPC-DPC KSBSI bersinergi dengan seluruh stakeholder pemerintahan untuk kesejahteraan buruh.

Mujahid Amrudin SIP ME selaku Sekertaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Bantul mengapresiasi dan siap berkolaborasi. Termasuk pihaknya akan terus mendorong mengenai Perlindungan sosial seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Disampaikannya tantangan ketenagakerjaan di Bantul antara lain rendahnya upah minimum kabupaten, perlunya peningkatan akses jaminan kesehatan dan pendidikan gratis bagi buruh, serta pengawasan ketat terhadap praktik Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dalam jangka pendek, KSBSI Bantul dan Disnakertrans sepakat memperkuat komunikasi, menggelar sarasehan dan lomba cerdas cermat saat May Day, serta memastikan implementasi program jaminan sosial berjalan optimal. Kerja sama ini diharapkan dapat mewujudkan hubungan industrial yang harmonis dan meningkatkan kualitas hidup pekerja di Bantul.

SINERGI DI KOTA YOGYA
Langkah untuk sinergi juga dilakukan DPC KSBSI Kota Yogyakarta saat audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Yogyakarta, sinergi dalam upaya advokasi dan peningkatan literasi hak-hak buruh di Kota Gudeg.

Dipimpin Ketua DPC KSBSI Kota Yogyakarta, Awang Raga Gumilar, audiensi ini turut dihadiri Koordinator Wilayah KSBSI DIY Dani Eko Wiyono serta sejumlah pengurus. Audiensi disambut empat mediator dari Disnaker: Yani, Bob, Vika, dan Lia. Sebab Kepala Disnaker dan pejabat terkait tidak dapat hadir karena bersamaan dengan agenda bersama DPRD Kota Yogyakarta.

Disampaikan oleh Awang misi DPC KSBSI Kota Yogyakarta tidak hanya pada pendampingan hukum atau advokasi buruh, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan pengetahuan para pekerja, agar lebih memahami hak-haknya, hingga lebih siap menghadapi pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh perusahaan. Tentu sinergi dengan Dinsosnakertrans.

Dengan melihat geliat KSBSI di DIY dibawah pimpinan Dani Eko Wiyono, Feldynata Kusuma, Akhmad Khumeri, Siti Rokhani, Yudhistiro Nur Muhammad, KRT H. Arifin Wardiyanto dkk menunjukkan titik cerah ke depan. Apalagi DPW Korwil KSBSI dalam waktu dekat juga dipercaya untuk tempat acara Leadership Camp KSBSI Se-Jawa di Teras Merapi Yogyakarta. “Selamat untuk KSBSI Provinsi DIY beserta DPC-DPC-nya,” ucap Siswahyu Kurniawan deklarator KSBSI, penulis sejumlah buku biografi tokoh yang mantan Ketua MPO DPP KSBSI (pusat) dan BPK DPP KSBSI yang hingga kini masih aktif di KSBSI di Jatim. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 / 081215754186 (Siswahyu).

Aris Taufiq
Author: Aris Taufiq

ksbsi
sis