Banyuasin,Faktanews24.Com — Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, pada Sabtu (6 Desember) sekitar pukul 09.30 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat. Peristiwa itu menghanguskan dua unit rumah milik Zulkarnain dan Ibu Asmani, serta menyebabkan dua anggota keluarga mengalami luka akibat ganasnya kobaran api.
Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas 3 kg yang menimbulkan ledakan dan dengan cepat menyambar bangunan rumah. Api berhasil dipadamkan setelah Tim Pemadam Kebakaran (Damkar/Banwer) tiba di lokasi dan melakukan penanganan intensif.
Beruntung, kedua korban berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih dalam perawatan medis.

Aksi Solidaritas dan Penyaluran Bantuan
Sebagai bentuk kepedulian, Bencana kebakaran di Desa merah mata pada Selasa (9 Desember) pukul 13.20 WIB, berbagai elemen masyarakat menggelar aksi solidaritas/Donasi dan menyalurkan bantuan bagi keluarga korban. Hadir dalam aksi sosial tersebut Aliansi Mahasiswa, Aktivis, Ormas Garda Prabowo Talpa, Masyarakat Banyuasin Peduli Bencana, untuk memberikan dukungan moral dan bantuan donasi.
Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Desa Seftian, S.IP, Kepala Dusun Aris Budiman, serta jajaran Subsektor Merah Mata Garda Prabowo:
Aris Budiman (Wakil Ketua), H. Ruslan (Pembina), Andi (Bendahara), May Seminar (Sekretaris), dan Sabar (Humas). Warga sekitar juga turut bergotong-royong dalam penyaluran bantuan.
Aksi “Aliansi Mahasiswa dan Ormas ini diwakili oleh Ketua Aliansi Talpa M. Deden, penggiat sosial Banyuasin, dan Perwakilan Garda Prabowo Jon Heri selaku Ketua Tim Investigasi Talang Kelapa.
Dalam keterangannya, Jon Heri menyampaikan harapan bahwa bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban dan membantu proses pemulihan pasca-musibah, baik dari segi material maupun psikologis.
“Kami hadir sebagai bukti bahwa Banyuasin peduli terhadap bencana,” ujarnya.
(Tim)











