Faktanews24.com – Pacitan, Berawal dari keisengan menjawab sebuah pertanyaan di Instagram, Desmawati, warga Dusun Krajan, RT 02/RW 01, Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, tak menyangka akan mendapat kejutan istimewa dari Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar.
Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, Kapolres Pacitan membuat sebuah permainan sederhana berupa tebakan interaktif dengan kalimat, “Apakah benda tersembunyi dalam Gambar Dinding Bata ini?” Unggahan tersebut sontak menarik perhatian banyak warganet, termasuk Desmawati yang tanpa berpikir panjang mencoba menjawab pertanyaan tersebut.
“Saya hanya sekadar iseng menjawab pertanyaan yang dibuat Pak Kapolres di Instagram story. Ternyata jawaban saya benar dan saya mendapat kejutan berupa hadiah dari Pak Kapolres,” tutur Desmawati saat ditemui wartawan pada Rabu, 9 Oktober 2025.
Jawaban Desmawati yang berbunyi, “Sebatang rokok yang di ujungnya sudah dibakar,” ternyata tepat dan membuatnya terpilih sebagai pemenang dalam kuis tebak gambar yang digagas langsung oleh orang nomor satu di jajaran Polres Pacitan itu.
Desmawati mengaku tidak menyangka keisengannya di media sosial justru berujung pada momen membahagiakan. “Saya sangat senang sekali, karena tidak menyangka pertanyaan itu bisa mendapatkan hadiah. Rasanya luar biasa dan sangat berkesan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tak hanya sekadar hadiah, bagi dia, kejutan tersebut juga menjadi bukti nyata kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Ia menilai sosok AKBP Ayub Diponegoro Azhar dikenal sangat humanis, ramah, dan dekat dengan warga.
“Harapan saya semoga Kepolisian Resor Pacitan selalu menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat agar kami merasa aman dan nyaman. Untuk Bapak Kapolres, semoga selalu diberi kesehatan dan tetap humanis dalam mengayomi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap program-program inovatif seperti ini dapat terus dilakukan, agar masyarakat semakin percaya dan merasa dekat dengan institusi kepolisian.
“Semoga ke depan program-program Polres Pacitan semakin banyak dan bisa menjadikan masyarakat lebih percaya terhadap kinerja kepolisian, serta yakin bahwa polisi selalu ada untuk masyarakat,” tambahnya.
Program interaktif seperti kuis dan tebak-tebakan yang dibuat Kapolres Pacitan melalui media sosial dinilai menjadi salah satu cara kreatif dalam menjalin komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di era digital.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Pacitan untuk membangun citra positif kepolisian yang bersahabat, terbuka, dan aktif berinteraksi dengan publik, terutama generasi muda pengguna media sosial.
Kejutan sederhana ini menjadi contoh nyata bahwa pendekatan humanis dan kreatif dapat mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, menciptakan keakraban, serta menumbuhkan rasa saling percaya di tengah masyarakat Pacitan.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












