Aceh Singkil — FaktaNews24.com, PT Delima Makmur (PT DM) menyalurkan bantuan rehabilitasi dan pembangunan sarana ibadah di enam desa di Kabupaten Aceh Singkil melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2026. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, dan mencakup Desa Telaga Bakti, Gosong Telaga Barat, Gosong Telaga Timur, Sikoran, Situbuh-tubuh, serta Sintuban Makmur yang berada di Kecamatan Singkil Utara dan Kecamatan Danau Paris.
Program ini menunjukkan bahwa perhatian PT Delima Makmur terhadap masyarakat tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek kehidupan kerohanian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Bagi warga desa, rumah ibadah memiliki peran strategis sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang silaturahmi dan interaksi sosial. Karena itu, keberadaan fasilitas ibadah yang layak dinilai penting untuk mendukung aktivitas keagamaan dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kepala Desa Telaga Bakti, Liliyana, mengapresiasi komitmen PT Delima Makmur yang terus memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya di desa-desa ring satu perusahaan.
“Kami mengapresiasi komitmen perusahaan dalam membantu perbaikan sarana ibadah, terutama di desa-desa sekitar perusahaan. Semoga PT Delima Makmur semakin maju dan masyarakat semakin merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Desa Sikoran, Padli. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara perusahaan dan warga.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT Delima Makmur. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat dan hubungan antara perusahaan dengan masyarakat semakin baik,” katanya.
Humas PT Delima Makmur, Husni H. Lubis, mengatakan dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan di wilayah sekitar operasional perusahaan harus mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk kehidupan sosial dan kerohanian masyarakat.
“Perusahaan ingin kehadiran kami dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap sarana ibadah karena kehidupan kerohanian merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Husni.
Ia menjelaskan, selain bantuan untuk sarana ibadah, PT Delima Makmur juga menjalankan berbagai program CSR lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga penguatan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran di desa-desa sekitar wilayah operasional.
Menurut Husni, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas ibadah, tetapi juga mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Harapannya, bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik terhadap bangunan atau fasilitas ibadah, tetapi juga mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan dan memperkuat semangat kebersamaan,” katanya.
Penyerahan bantuan dihadiri jajaran PT Delima Makmur, di antaranya Humas Husni H. Lubis, Manager Keamanan Suharto, Fire Coordinator Hot Martua Sihombing, Sustainability Officer Wahyu Ramadhan, serta tim pendamping Humas Annasrullah Sebayang dan Adiafahruddin.
Sementara itu, dari unsur masyarakat hadir kepala desa, perangkat desa, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh agama, dan tokoh masyarakat dari desa-desa penerima bantuan.
Melalui program CSR yang menyentuh aspek kerohanian, PT Delima Makmur berharap keberadaannya tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Aceh Singkil.












