Faktanews24.com – Pacitan, Dinamika pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pacitan periode 2025-2029 mulai memanas menjelang Musorkab. Salah satu bakal calon yang sebelumnya cukup diperhitungkan, Danur Suprapto, resmi tidak lolos dalam tahap penjaringan karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan cabang olahraga (cabor).
Sesuai aturan, setiap bakal calon wajib mengantongi minimal 7 rekomendasi cabor. Namun Danur yang mengambil formulir dengan nomor urut 1 itu hanya mendapatkan 3 dukungan sehingga terhenti di tahap verifikasi.
Meski demikian, alih-alih tenggelam dari arena kontestasi, nama Danur justru kembali menjadi sorotan. Alasannya sederhana: tiga suara cabor yang ia pegang kini menjadi rebutan dan berpotensi menjadi penentu dalam perebutan kursi KONI Pacitan 1, terutama jika hasil pemungutan suara dua calon yang lolos nanti berlangsung sengit dan selisihnya tipis.
Danur tetap menunjukkan sikap sportif dan terbuka. Ia menegaskan bahwa kontestasi ini bukan soal siapa yang kalah atau menang, melainkan soal masa depan olahraga Pacitan.
“Luar biasa sekali. Kita harus junjung tinggi siapapun nanti yang akan memenangkan kursi KONI Pacitan 1. Semoga ke depan bisa memajukan olahraga di Pacitan dan terus bersinergi dengan pemerintah,” ujar Danur Kepada wartawan pada Rabu, 3 Desember 2025.
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa meski gagal maju sebagai calon, Danur tidak ingin menciptakan ketegangan di tengah proses demokrasi KONI
Ia menegaskan bahwa tiga suara rekomendasi cabor yang pernah mendukungnya otomatis serahkan mengarah ke Calon, Namun Danur masih menutup rapat arah dukungan tersebut kepada publik
“Dengan adanya dua calon yang lolos dan berebut suara, ini akan sangat ramai sekali. Tiga suara rekomendasi cabor ke saya akan menjadi penentu ketika selisihnya tipis. Dan ini akan sangat menarik,” tegasnya.
Ketika ditanya lebih jauh kemana suara-suara itu akan diarahkan, Danur hanya tersenyum dan menjawab singkat.
“Masih saya rahasiakan.”
Jawaban itu langsung memunculkan spekulasi di lingkungan cabor dan para pengurus olahraga. Dua calon yang lolos diyakini sedang melakukan komunikasi intensif dengan pihak-pihak yang memiliki suara strategis dan suara Danur kini menjadi salah satu yang paling diperhitungkan.
Sampai saat ini, tidak ada bocoran, tidak ada clue, tidak ada tanda-tanda. Semua masih terkunci rapi oleh Danur Suprapto. Publik kini hanya bisa menunggu.
Ke mana tiga suara itu akan berlabuh?
Siapa yang akan mendapatkan restu Danur?
Dan yang paling ditunggu:
Siapa yang akan duduk di kursi KONI Pacitan 1 periode 2025-2029?
Drama pemilihan Ketua KONI Pacitan tampaknya baru saja dimulai hari ini Rabu 3 Desember 2025.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno












